Tribun Bandar Lampung

Trauma Pasca Ditampar dan Dituduh Penculik, Nenek Pemulung Ini Takut Lihat Pintu Terbuka

Nenek yang berprofesi sebagai pemulung ini dituduh sebagai penculik oleh wanita bernama Gita Mandasari (35), warga Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung

Facebook Cha Andini
Nenek Irawati menjadi korban kekerasan karena dituduh hendak menculik anak. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kisah wanita bernama Irawati (55), warga Kecamatan Ilir Barat 2, Palembang, Sumatera Selatan, menjadi viral.

Nenek yang berprofesi sebagai pemulung ini dituduh sebagai penculik oleh wanita bernama Gita Mandasari (35), warga Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Pangeran Antasari, tepatnya di depan Toko Mega Warna, Kelurahan Tanjung Baru, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung, Rabu (12/2/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

Dalam video yang beredar, Irawati mendapat perlakuan kurang pantas dari Gita.

Di-bully karena Video Tampar Pemulung Viral, IRT Bandar Lampung Ini Buka Suara

Tak Terima Disebut Penculik, Nenek Irawati Laporkan Wanita Pem-bully ke Polda Lampung

Kuasa Hukum Ungkap Fakta Mengejutkan Kondisi Psikis Bupati Agung

Jual Motor Tarikan, 2 Oknum Debt Collector Diringkus Polres Tanggamus

Di hadapan orang banyak, Gita menuding Irawati hendak menculik anaknya.

Merasa menjadi kekerasan, Irawati dengan ditemani oleh Kartini melaporkan kasus ini ke Polda Lampung, Senin (17/2/2020) malam.

Kejadian itu menjadi viral karena videonya beredar di media sosial.

Mewakili Irawati, Kartini mengatakan, pasca kejadian tersebut, Irawati mengalami trauma.

Ia tak mau ditemui oleh orang lain.

"Setelah kejadian, Nenek Surwati trauma, gak bisa lihat orang banyak dan liat pintu terbuka," katanya di Mapolda Lampung.

Halaman
1234
Penulis: joeviter muhammad
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved