Tribun Tanggamus
50 Perahu Diterjunkan Cari Nelayan Hilang di Kiluan
Marsid (35), seorang nelayan yang hilang saat melaut di Teluk Kiluan, belum ditemukan hingga Sabtu (22/2/2020) petang.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KELUMBAYAN - Marsid (35), seorang nelayan yang hilang saat melaut di Teluk Kiluan, belum ditemukan hingga Sabtu (22/2/2020) petang.
Menurut Rusdi, Kepala Dusun 4, Pekon Kiluan, Kecamatan Kelumbayan, upaya pencarian sudah dilakukan bersama oleh para nelayan, aparat TNI dan kepolisian.
"Sementara ini belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan lagi besok, sambil nanti malam kami juga rapat untuk pencarian ini," ujar Rusdi.
Ia mengaku, sedikitnya ada 50 perahu nelayan yang diterjunkan untuk mencari.
• Diduga Epilepsi Kumat, Nelayan Hilang Saat Mancing di Teluk Kiluan
• VIDEO Nelayan Tanggamus Dikabarkan Hilang di Tengah Laut
• Heboh Akun Sensus Palsu, BPS Tak Pernah Minta Data Ibu Kandung
• HUT Ke-56, Pemprov Lampung Gelar Lomba Fotografi, Vlog, dan Konten Medsos
Posisi korban saat hilang berada di tengah laut, dan sudah mendapatkan hasil tangkapan ikan.
Sebab di perahunya sudah ada hasil ikan pancingan.
Rusdi mengaku, selama hari ini kondisi ombak dan cuaca di laut Kiluan sebenarnya bagus.
Marsid diduga hilang akibat penyakit epilepsi yang dideritanya.
"Dia sudah dua kali kambuh waktu melaut. Dulu pertama dia cuma jatuh di perahu. Jadi bisa ditolong. Tapi yang sekarang hilang," ujar Rusdi.
Ia mengaku, pihak keluarga memang sudah sering melarangnya untuk melaut karena penyakitnya sering kambuh.
Namun korban tetap tidak mau meninggalkan aktivitasnya mencari ikan di laut. (tribunlampung.co.id/tri yulianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/nelayan-tanggamus-hilang.jpg)