Tribun Tulangbawang

Buruh di Tulangbawang Tolak RUU Omnibus Law

Aksi damai ini digelar guna menyikapi isu terkini terkait rancangan UU Omnibus Law yang dianggap merugikan kaum buruh

Buruh di Tulangbawang Tolak RUU Omnibus Law
TRIBUN LAMPUNG/ENDRA ZULKARNAIN
MERUGIKAN - Karena dianggap merugikan, ratusan massa yang tergabung dalam Federasi Kehutanan, Industri Umum Perkayuan Pertanian dan Perkebunan (F-Hukatan), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Tulangbawang menggelar unjuk rasa menolak RUU Omnibus Law di Pemkab Tulangbawang, Kamis (27/2). 

Buruh di Tulangbawang Tolak RUU Omnibus Law

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Ratusan massa yang tergabung dalam Federasi Kehutanan, Industri Umum Perkayuan Pertanian dan Perkebunan (F-Hukatan), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Tulangbawang menggelar unjuk rasa di Pemkab Tulangbawang, Kamis (27/2).

Aksi damai ini digelar guna menyikapi isu terkini terkait rancangan UU Omnibus Law yang dianggap merugikan kaum buruh."Buruh di Tulangbawang menolak Omnibus Law. Sampaikan ke pemerintah pusat bahwa buruh Tuba menolak," ucap Edo Edward, orator aksi melalui pengeras suara di depan kantor Bupati Tuba.

VIDEO Seratusan Buruh Lampung Gelar Aksi Tolak Omnibus Law

Mereka menilai, melalui RUU yang tengah dirancang ini, banyak hak-hak buruh yang dipangkas."Batalkan juga kenaikan BPJS yang tidak realistis. Karena ini tidak sebanding dengan upah buruh," paparnya.

Edo mengataan, aksi ini merupakan gabungan buruh dari Tuba, Tubaba, Lamteng, dan Mesuji.Ada sembilan poin tuntuan buruh dalam aksi ini.

Di antaranya, menuntut upah minimum sesuai dengan UMP, dan menolak perhitungan pesangon yang dihilangkan.Mereka juga menolak ssstem penerimaan kerja dengan perjanjian/kontrak, dan menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan sektor PBPU.

Selain itu pengunjuk rasa juga ini agar seluruh buruh/pekerja diangkat menjadi tenaga harian dan menindak pengusaha yang melanggar peraturan. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved