Breaking News:

Tribun Lampung Utara

Jadi Buron Kasus Pencurian, Pemuda di Lampung Utara Ditangkap Saat Isap Sabu

Jadi buron kasus pencurian, pemuda di Lampung Utara ini malah tertangkap saat sedang asyik mengisap sabu.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Daniel Tri Hardanto
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Jadi buron kasus pencurian, pemuda warga Desa Negeri Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, Lampung Utara malah tertangkap saat sedang asyik mengisap sabu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SUNGKAI UTARA - Jadi buron kasus pencurian, pemuda di Lampung Utara ini malah tertangkap saat sedang asyik mengisap sabu.

Polsek Sungkai Utara mengamankan pria bernama Beri Pratama (24), warga Desa Negeri Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, Lampung Utara, Senin (2/3/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Sungkai Utara AKP Muslikh mengatakan, tersangka terlibat tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana.

Tersangka beraksi di kediaman Wahida Rosidi Astuti Renowati, warga Dusun Kampung Baru, Desa Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, Sabtu (21/12/2019) sekira pukul 01.30 WIB.

2 ASN di Lampung Digerebek Saat Pesta Sabu, Salah Satunya Wanita

Suami yang Pukuli Istri di Lamteng Malah Asik Hisap Sabu saat Ditangkap Polisi

Warung Dana di Bandar Lampung Dibobol, Uang Rp 60 Juta Dalam Brankas Raib

Cegah Virus Corona, Herman HN Ajak Warga Pakai Rempah Tradisional

Saat itu, rumah korban dalam keadaan kosong.

“Mengetahui rumah korban dalam keadaan tidak berpenghuni, tersangka lalu merusak kunci gembok dengan menggunakan paku berukuran 20 cm, sehingga kunci gembok dapat terlepas,” katanya, Rabu (4/3/2020).

Di dalam rumah, tersangka leluasa menggasak sejumlah barang berharga seperti tas berisi dua laptop, dua ponsel, lima flashdisk, dan uang tunai Rp 5,9 juta.

“Dari hasil lidik, pelaku curat dimaksud mengarah pada tersangka Beri Pratama,” ungkapnya.

Saat ditangkap, kata dia, tersangka sedang asyik mengonsumsi sabu.

“Saat ditangkap, kami juga menemukan sebagian barang bukti yang masih disimpan di rumahnya. Sedangkan barang lainnya sudah dijual dan saat ini sedang dalam pengembangan,” kata Muslikh. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved