Tribun Lampung Utara
Kisah Atlet Pencak Silat Teratai Putih Lampura, Berhasil Toreh Prestasi Meski Tanpa Dukungan Pemkab
8 pelajar baik tingkat SD, SMP maupun SMA berhasil meraih medali emas, perak dan perunggu dalam ajang turnamen Lampung Internasional Championship V.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
"Kita harus tunjukkan kepada keluarga dan masyarakat Lampura kalau kita bisa meraih kemenangan pada turnamen internasional itu, " Jelasnya.
Meski keberhasilan sudah diraih, namun kesedihan tak bisa diungkapkan.
Disana kami menginap di rumah saudara yang kebetulan melihat pertandingan tersebut.
Untuk makan minum pun seadanya, karena dana pribadi yang dimiliki cukup minim.
"Terkadang dibenak saya sangat berharap kehadiran pemerintah daerah pada saat itu, tapi mengingat proposal permohonan bantuan dana tak direalisasi. Tak mungkin pemkab akan hadir melihat putra daerahnya sedang berjuang, " paparnya.
Semestinya, para generasi penerus bangsa ini yang sudah mampu membawa Perguruan Teratai Putih asli Lampung Utara harus diberikan perhatian khusus dengan menyediakan sarana prasana bagi para atlet atlet yang ada.
"Kita seharusnya bangga kepada mereka, karena merekalah putra putri terbaik yang telah membawa harus Lampung Utara,” jelas Dia
Rayhan Naja Irawan peraih medali emas, menyampaikan raihan yang didapat tidak lepas dari dukungan para sahabat, pelatih dan kedua orang tuanya.
"Saya sangat senang bisa mendapatkan medali emas,” ujarnya.
Ia mengaku persiapan untuk mengikuti terunamen dirinya bersama dengan rekan yang lainnya berlatih setiap hari demi mendapatkan hasil yang maksimal.
Sarana prasana latihan hanya mengunakan peralatan seadanya dengan memanfaatkan halaman rumah.
Harapannya kepada pemerintah daerah agar bisa memperhatikan Perguruan Teratai Putih asli milik daerah ini, dengan menyediakan sarana prasana untuk berlatih.
"Semoga Perguruan Teratai Putih Lampung Utara kedepan bisa lebih diperhatikan, agar bisa terus berkembang dan maju menjadi sebuah perguruan yang mampu membuat bangga Lampura,” tutupnya. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)