Kasus Corona di Lampung
Kadiskes Sebut Pasien Isolasi di RSUD Pringsewu Masih ODP, Kini Kondisinya Membaik
Kepala Dinas Kesehatan Pringsewu Purhadi menyatakan, bila pasien tersebut masih dalam status Orang Dalam Pantauan (ODP).
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
Purhadi mengatakan, dalam kasus anak yang diisolasi di RSUD Pringsewu ini memang ada riwayat kontak dengan orangtuanya yang tinggal di wilayah endemi, Bogor.
Purhadi menceritakan, orangtuanya pulang menjenguk anaknya yang tinggal bersama nenek di Kabupaten Pringsewu.
Setelah itu, tambah dia, ibunya kembali lagi ke Bogor.
Kemudian anak tersebut sakit dengan ciri demam, batuk, dan sakit tenggorokan.
Kemudian dirujuk oleh fasilitas kesehatan pertama ke RSUD Pringsewu.
Purhadi mengatakan, penanganan RSUD mengisolasi pasien tersebut sebagai bentuk kewaspadaan.
"Kekhawatiran kewaspadaan kita, karena kita mendengar informasi bahwa tadinya kontak dengan ibunya pulang dari Bogor, kan Bogor itu wilayah endemik, itu lah kekhawatiran kita," katanya.
Dia mengatakan, langkah tersebut sebagai kesiap siagaan rumah sakit, sebagai langkah antisipasi.
Namun, sebut dia, riwayat orang tuanya yang sudah kembali ke Bogor setelah dihubungi kondisinya sehat.
Oleh karena itu lah, Purhadi kekeh bila si pasien tersebut bukan PDP.
Saat ini, menurut dia, kondisi pasien tersebut membaik.
Kalaupun kondisinya pulih akan dipulangkan untuk diisolasi di rumah sebagai ODP.
Purhadi mengungkapkan, ODP di Kabupaten Pringsewu hingga Sabtu, 21 Maret 2020 mencapai 157 orang.
Purhadi mengatakan, dari jumlah ODP tersebut yang pernah masuk rumah sakit dan dirawat ada 20-an orang.
Tapi ODP yang pernah dirawat ini sudah pulang karena sudah sehat.
Sedangkan yang sampai mendapat isolasi di rumah sakit, Purhadi mengakui baru satu pasien anak tersebut di RSUD Pringsewu.
Pasien Membaik