Kolonel Penerbang Meninggal Dunia Terinfeksi Corona, TNI AU Minta Doa

Perwira penerbang berpangkat Kolonel tersebut meninggal pada Senin (30/3/2020) pagi pukul 06.49 WIB.

AFP/STR iLUSTRASI:
Kolonel Penerbang Meninggal Dunia Terinfeksi Corona, TNI AU Minta Doa. Foto ini diambil pada Selasa (18/02/2020) Seorang dokter sedang menangani pasien corona (COVID-19) di Wuhan di Hubei, China. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Seorang perwira TNI meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona. Kabar mengejutkan ini awalnya beredari di grup WhatsApp.

Setelah dikonfirmasi, pihak TNI Angkatan Udara kemudian membenarkan salah satu anggotanya meninggal akibat corona.

Perwira penerbang berpangkat Kolonel tersebut meninggal pada Senin (30/3/2020) pagi pukul 06.49 WIB.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (AU), Marsekal Pertama Fajar Adriyanto membenarkan informasi tersebut. 

"Iya betul. Mohon doanya," kata Fajar ketika dihubungi Tribunnews.com pada Senin (30/3/2020).

 Presiden Jokowi Minta Apotek dan Toko Sembako Tetap Buka Jika Darurat Sipil Dijalankan

 2 Anggota DPR RI Meninggal, Satu dari PDIP Berstatus PDP Corona, Sebelum Wafat Sempat Bagi Masker

 Rencana China Beri Bantuan 83 Negara yang Diserang Virus Corona, Disebut Kritikus Barat Ada Motifnya

 Pejabat AS Sebut Skenario Terburuk 200 Ribu Warganya Bisa Meninggal Jika Tak Ikut Anjuran Pemerintah

Dalam informasi yang beredar, disebutkan bahwa sebelum wafat, almarhum sempat dirawat selama satu minggu di ruang ICU Rumah Sakit TNI AU Halim Perdanakusuma.

Informasi tersebut juga menyebutkan bahwa almarhum yang berpangkat Kolonel Penerbang tersebut merupakan seorang pejabat di Lanud Halim Perdanakusuma.

Almarhum juga meninggalkan seorang isteri dan dua puteri.

Selain itu almarhum juga sempat menulis buku penting bagi bangsa Indonesia yang berisi pengalaman, ide, pemikiran dan gagasannya yang diterbitkan Dispenau pada Oktober 2019.

1.414 Pasien Positif Virus Corona di Indonesia hingga 30 Maret 2020

Jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.414 kasus hingga Senin, 30 Maret 2020.

Angka ini bertambah 129 pasien yang dinyatakan positif virus corona dalam 24 jam terakhir.

Hal ini dinyatakan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, melansir data yang dihimpun sejak Minggu (30/3/2020) pukul 12.00 WIB hingga Senin pukul 12.00 WIB.

"Penambahan konfirmasi kasus positif sebanyak 129 orang, sehingga total kasus sekarang menjadi 1.414 kasus," ujar Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, sebagaimana dilansir Kompas.com, Senin.

Pemerintah juga menyatakan bahwa hingga saat ini ada 75 pasien yang telah dinyatakan sembuh.

 Perwira TNI AU Terinfeksi Corona, Kolonel Penerbang Meninggal Setelah Dirawat Satu Minggu

 Presiden Jokowi Minta Apotek dan Toko Sembako Tetap Buka Jika Darurat Sipil Dijalankan

 Imbauan Tak Mudik Seolah Diabaikan, Presiden Jokowi: Saya Minta Lakukan Langkah Tegas!

 Bapak Anak Cekcok Rebutan Senjata Api Rakitan, Dor . . Sang Anak Roboh

Jumlah ini bertambah 11 orang dibandingkan data kemarin.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved