Tribun Tanggamus
2 Remaja di Tanggamus Bobol Jendela Dapur, Lalu Curi Motor Honda CBR, Ganjal Pakai Kompor Minyak
Anggota Polsek Talang Padang mengamankan 2 remaja dalam kasus pencurian motor dengan cara membobol jendela dapur.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Anggota Polsek Talang Padang mengamankan 2 remaja dalam kasus pencurian motor dengan cara membobol jendela dapur.
Kapolsek Talang Padang Inspektur Satu Khairul Yassin Ariga mengatakan, keduanya berinisial PR (19), warga Kecamatan Talang Padang dan RY (17), warga Kecamatan Gunung Alip, Tanggamus.
Keduanya, kata Khairul Yassin Ariga, mencuri motor di Pekon Sinar Semendo, Kecamatan Talang Padang, Tanggamus, milik Riri Wulandari berupa Honda CBR nopol BE 6564 ZD.
"Kami berhasil mengidentifikasi sepeda motor, saat itu motor sedang dipinjam rekan tersangka, lantas dilakukan pengembangan hingga keduanya ditangkap," kata Khairul Yassin Ariga mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Selasa (7/4/2020).
Khairul Yassin Ariga menambahkan, pencurian tersebut diketahui korban pada Selasa, 31 Maret 2020 sekira pukul 03.30 WIB.
• Polisi Amankan Pelaku Pencurian Ponsel dan Motor di Way Kanan, Berikut Kronologis Kejadiannya
• Melawan Saat Ditangkap, Dua Pelaku Pencurian Mobil di Lampura Didor Polisi
• Kena Dampak Pandemi Corona, Omset Toko Roti di Bandar Lampung Turun hingga 50 Persen
• Kadiskes Reihana Ungkap Kronologis Pasien 15 Virus Corona di Lampung Meninggal Dunia
Korban, jelas Khairul Yassin Ariga, terbangun dari tidur dan tidak lagi menemukan sepeda motornya.
Lalu, terus Khairul Yassin Ariga, korban memeriksa sekeliling rumah.
Ternyata, kata Khairul Yassin Ariga, jendela dapur dan pintu depan rumah korban sudah terbuka.
Sedangkan pintu dapur, ucap Khairul Yassin Ariga, tertutup namun hanya diganjal dengan kompor minyak.
"Menyadari itu pencurian, pada pagi harinya korban langsung melapor ke Polsek Talang Padang," jelas Khairul Yassin Ariga.
Korban, kata Khairul Yassin Ariga, diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 18 juta.
Khairul Yassin Ariga menambahkan, berdasarkan keterangan para tersangka, perencanaan pencurian adalah RY, yang sudah tidak bersekolah.
Sebelum berakis, terus Khairul Yassin Ariga, RY mengajak tersangka PR untuk mencuri motor.
"Keduanya pun sepakat," ucap Khairul Yassin Ariga.
Lalu, pada saat hari pencurian, kata Khairul Yassin Ariga, keduanya mulai beraksi sekira pukul 2.00 WIB.