Tribun Bandar Lampung

Pesawat Dilarang Terbang hingga 1 Juni, Jalan Tol Ditutup, Dampak Kebijakan Larangan Mudik

Pemerintah memutuskan menghentikan sementara layanan transportasi udara komersial maupun carter.Merupakan tindak lanjut dari larangan mudik.

Editor: Reny Fitriani
GETTY FILE PICTURE
Ilustrasi.Pesawat Dilarang Terbang hingga 1 Juni, Jalan Tol Ditutup, Dampak Kebijakan Larangan Mudik 

Pihak Kepolisian akan memulai melakukan pengawasan warga Jabodetabek yang masih nekat memaksakan mudik lebaran pada 24 April 2020 mendatang.

Nantinya, operasi pengawasan pelarangan mudik tersebut akan dilakukan dalam payung operasi ketupat Jaya 2020.

Selain adanya peningkatan kendaraan pribadi yang keluar DKI Jakarta, Terminal Kampung Rambutan juga mencatat adanya peningkatan penumpang di terminal keberangkatan sejak pagi hari.

Kepala Terminal Kampung Rambutan, Made Joni Sasrawan mengatakan, total ada 837 penumpang yang tinggalkan Jakarta pada Kamis (23/4) pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.

"Mayoritasnya ke Jawa Barat," kata Made kepada awak media.

Setop Operasi

PT Kereta Api Indonesia (KAI), menghentikan operasional keberangkatan dan kedatangan seluruh Kereta Api (KA) jarak jauh serta lokal mulai 24 April 2020.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, mengatakan kebijakan ini seiring dengan adanya larangan mudik dari pemerintah di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

"KA jarak jauh yang tidak beroperasi berasal dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Jakarta Kota dengan tujuan akhir Bandung, Cirebon, Tegal, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, dan wilayah lain," ucap Eva.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan akan menutup ruas Tol Layang Jakarta-Cikampek, Jumat (24/4) pukul 00.00 WIB. Hal ini menyusul kebijakan larangan mudik seperti yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo sekaligus tindaklanjut surat dari Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia tanggal 23 April 2020.

"Informasi yang kami terima dari Kepolisian, penutupan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated tersebut, rencananya akan dimulai pada hari Jumat (24/4/2020) pukul 00.00 WIB," kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru.

Menurutnya, jalan Tol Jakarta-Cikampek (jalur bawah) akan tetap beroperasi, namun diberlakukan penyekatan di beberapa titik.

Sementara Kepala Cabang PT Hutama Karya Tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar Hanung Hanindito mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pusat dan juga permenhub terkait pelarangan mudik.

“Kita masih menunggu seperti apa arahan pusat terkait dengan intruksi larangan mudik ini. Apakah nanti akan ada pembatasan pada tol atau tidak,” kata dia, kemarinj.(Tribunlampung.co.id/Sulis/dedi/joeviter/tribun network/kompas.com)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved