Tribun Bandar Lampung

Marak Tindak Kriminal Jelang Idul Fitri, Komisi I DPRD Lampung Akan Panggil Polda untuk Hearing

Ia menilai aparat keamanan belum maksimal dalam melakukan tugas pengamanan di Provinsi Lampung.

Tribunlampung.co.id/Kiki
Mikdar Ilyas Saat ditemui di Fraksi Gerindra DPRD Lampung, Senin (11/5/2020). Marak Tindak Kriminal Jelang Idul Fitri, Komisi I DPRD Lampung Akan Panggil Polda untuk Hearing 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Prilaku tindak kriminal jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H/2020 M semakin marak akibat dampak virus Corona (Covid-19).

Hal tersebut membuat kalangan masyarakat resah karena merasa belum ada jaminan keamanan dari pemerintah.

Komisi I DPRD Lampung angkat bicara terkait hal tersebut.

Sekretaris Komisi I DPRD Lampung Mikhdar Ilyas mengaku akan memanggil Polda Lampung untuk melakukan rapat dengar pendapat.

Ia menilai aparat keamanan belum maksimal dalam melakukan tugas pengamanan di Provinsi Lampung.

Anggota DPRD Lampung Sumbang APD ke RSUD Kota Agung

Komisi I DPRD Lampung Imbau Warga Tak Sebar Informasi Selain dari Diskes Lampung

Gubernur Arinal Pastikan Alat PCR Sudah Bisa Digunakan dalam Tiga Hari Kedepan

Baru Sembuh, Pasien Corona asal Lampung Selatan Meninggal Dunia Beberapa Jam Kemudian

Sehingga, tindak kriminal semakin marak terjadi mulai dari tindak pencurian, pembegalan, dan perampokan.

"Nanti kita akan jadwalkan rapat dengan Polda soal keamanan masyarakat ini. Aparat penegak hukum harus maksimal supaya dapat memaksimalkan pengamanan di masyarakat mulai dari tingkat Desa Kecamatan, hingga ditingkat Provinsi," tegasnya kepada Tribunlampung.co.id, Senin (11/5/2020).

Menurutnya, aparat penegak hukum seperti kepolisian memiliki banyak perangkat untuk mengamankan suatu wilayah. Mulai dari pasukan hingga kemampuan elektronik.

Oleh karena itu, ia menegaskan aparat kepolisian harus mengintruksiman dan memungsikan jajarannya dengan benar.

"Kepolisian itu punya aparat kita minta ini bisa dimaksimalkan," tandasnya.

Selain itu, Mikdar juga meminta kepala daerah untuk mengintruksikan jajarannya untuk kembali mengaktifkan Siskamling/Ronda di setiap Desa.

Sebab, kata dia, kegiatan Ronda yang aktf dapat menekan tindak kriminal.

"Dampak corona ini menjadikan kerawanan sangat tinggi, kita juga meminta kepala daerah supaya dapat mengintruksikan setiap desa-desa dan kelurahan untuk diaktifkan lagi jaga malam atau ronda," jelasnya.

"Karena ini juga yang bisa mengurangi tingkat kriminal," pungkasnya.(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved