Breaking News:

Ramadan 2020

Pekerjaan Apa yang Membolehkan Orang Tidak Berpuasa?

Pekerjaan bagaimana yang membolehkan orang tidak berpuasa dan bisa menggantinya di hari lain di luar bulan Ramadan

Pekerjaan Apa yang Membolehkan Orang Tidak Berpuasa?
Ist
Ketua Komisi Fatwa MUI Lampung, KH Munawir. Pekerjaan Apa yang Membolehkan Orang Tidak Berpuasa?

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pekerjaan bagaimana yang membolehkan orang tidak berpuasa dan bisa menggantinya di hari lain di luar bulan Ramadan?

Pekerjaan yang Tergolong Berat

Puasa Ramadan merupakan salah satu ibadah wajib dalam rukun Islam.

Setiap orang Islam yang cukup umur, berakal, mampu berpuasa wajib menjalankan ibadah ini.

Sementara orang sakit, orangtua dan lemah, serta musafir boleh untuk tidak berpuasa.

Hukum Pasutri Bermesraan saat Puasa

Hukum Zakat Fitrah bagi Ibu dan Bayi Dalam Kandungan

Apa Hukum Menelan Air Liur saat Puasa? Berikut Penjelasan MUI

Apa Hukumnya Suntik saat Berpuasa? Simak Penjelasan MUI

Di luar ketentuan itu, ada beberapa pekerjaan atau aktifitas di siang hari bulan ramadan yang boleh memilih antara tidak puasa dengan konsekuensi mengganti puasa di lain hari atau tetap menjalankan puasa.

Jenis pekerjaan yang membolehkan untuk tidak puasa adalah pekerjaan yang tergolong berat atau pekerjaan yang membutuhkan tenaga ekstra seperti pengetam, buruh tani, kuli bangunan, tukang becak, nelayan, pembajak tanah dan lainnya.

Bagi mereka boleh memilih membatalkan puasa Ramadan karena pekerjaan berat atau tetap puasa.

Dan bagi orang tersebut wajib memasang niat puasa di malam hari.

Kalau kemudian di siang hari menemukan kesulitan dalam puasanya, ia boleh berbuka.

Perihal ini, Syekh Said Muhammad Ba’asyin dalam Busyrol Karim mengatakan: “Ketika memasuki Ramadan, pekerja berat seperti buruh tani yang membantu penggarap saat panen dan pekerja berat lainnya, wajib memasang niat puasa di malam hari.

Kalau kemudian di siang hari menemukan kesulitan dalam puasanya, ia boleh berbuka.

Tetapi kalau ia merasa kuat, maka ia boleh tidak membatalkannya. Tiada perbedaan antara buruh, orang kaya, atau sekadar pekerja berat yang bersifat relawan".

KH MUNAWIR
Ketua Komisi Fatwa MUI Lampung

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved