Angin Puting Beliung di Tulangbawang
Cerita Warga Detik-detik Angin Puting Beliung Menggulung Rumah di Tulangbawang, Ada Awan Hitam Pekat
Warga Banjar Agung ceritakan detik-detik pusaran angin puting beliung menggulung kawasan pemukiman warga di Banjar Agung, Rabu (20/05/2020) sore.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANJAR AGUNG - Warga Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Aliudin, menceritakan, bagaimana detik-detik pusaran angin puting beliung menggulung kawasan pemukiman warga di Banjar Agung, Rabu (20/05/2020) sore.
Suara gemuruh disertai hujan deras dengan cepat menghempas pepohonan, bangunan serta genting rumah warga.
Menurut Aliudin, peristiwa mengerikan itu bermula sekira pukul 14.25 WIB.
Saat itu, dirinya mengaku kaget melihat awan hitam pekat menyerupai badai berhembus ke arah pemukiman warga.
Aliudin ketika itu sedang berada di dalam rumah.
• Bupati Winarti Terjun Langsung Tinjau Lokasi Terdampak Angin Puting Beliung
• 1 Orang Meninggal Dunia Tertimpa Pohpn Jengkol Akibat Angin Puting Beliung di Tulangbawang
• BREAKING NEWS Angin Puting Beliung Sapu Puluhan Rumah Warga di Tulangbawang
• Eks Kadis PUPR Lampura Syahbudin Sebut Sudah Setor Rp 65 Miliar ke Bupati Nonaktif
Tak lama kemudian, hujan deras mengguyur kawasan pemukiman warga disertai kilatan petir.
Tiba-tiba muncul suara gemuruh dan hempasan angin kencang.
"Suaranya makin kencang dan terdengar bunyi-bunyi dan suara benturan di luar rumah," kata Aliudin menceritakan, Kamis (21/5/2020).
Sedetik kemudian, kata Aliudin, terdengar suara benturan keras di atas rumahnya dan halaman rumahnya.
Bersamaan dengan itu, genting rumahnya berhamburan terbang ke atas.
"Saya baru sadar saat itu saya lihat dari dalam rumah rupanya ada angin kencang atau angin puting beliung."
"Semua yang ada di luar beterbangan. Genting rumah juga ikut terbang," kata Aliudin.
Di saat suara gemuruh itu datang, yang lantas menghempas semua yang ada di bawah pusaran angin, teriakan Allahu Akbar dari orang-orang pun menggema saling bersahutan.
Atap rumah milik Aliudin dan rumah warga lainnya pun berhamburan ke atas.
Berputar menggulung-gulung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/cerita-warga-detik-detik-angin-puting-beliung-menggulung-rumah-di-tulangbawang-ada-awan-hitam-pekat.jpg)