Breaking News

Tribun Lampung Selatan

PT ASDP Indonesia Ferry Siapkan Protokol Kesehatan Ketat Dukung Penerapan New Normal

PT ASDP Indonesia Ferry (persero) menyiapkan skenario untuk penerapan New Normal atau normal baru untuk penyeberangan di seluruh Indonesia.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi PT ASDP Indonesia Ferry
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (persero), Ira Puspadewi. PT ASDP Indonesia Ferry Siapkan Protokol Kesehatan Ketat Dukung Penerapan New Normal. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – PT ASDP Indonesia Ferry (persero) menyiapkan skenario untuk penerapan New Normal atau normal baru untuk penyeberangan di seluruh Indonesia, termasuk untuk lintasan Pelabuhan Bakauheni–Merak.

Penerapan kondisi New Normal untuk pelabuhan penyeberangan ini, akan mengikuti kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di masing-masing daerah.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (persero), Ira Puspadewi mengatakan, dalam rangka mendukung arahan Kementerian BUMN terkait antisipasi skenario New Normal di lingkungan BUMN, ASDP telah membentuk task force kesiapsiagaan, antisipasi dan penanganan dampak penularan covid-19.

Task force ini berperang aktif dalam menyusun protokol di lingkungan ASDP dengan memperhatikan berbagai unsur, baik pada aspek sumberdaya manusia, cara kerja operasional perusahaan baik pada proses maupun teknologi, serta dampak bagi pelanggan/mitra dan keberlangsungan usaha.

“Konsep The New Normal ASDP ini, kami targetkan layanan penyeberangan dapat berjalan normal, lancar, aman dan nyaman, serta mendukung kesadaran penuh seluruh stakeholder."

BREAKING NEWS Mobil Operasional Milik Rumah Makan Sambel Alu Raib Dibawa Kabur Maling

• Gempa Bumi 4,8 SR Guncang Aceh Besar, Warga Kaget Tiba-tiba Tempat Tidur Goyang

 Cerita Warga Bandar Lampung Bikin Game Edukasi dengan Tema Virus Corona Pertama di Indonesia 

 Tingkatkan Perekonomian Daerah, Pemprov Lampung Berencana Buka 3 BUMD Baru 

"Terutama pengguna jasa akan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19,” kata Ira dalam siaran pers yang diterima Tribunlampung.co.id, Kamis (4/6/2020).

Menurut dirinya, ada 3 hal utama dalam protokol yang menjadi perhatian.

Kewajiban menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, rajin cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer serta memastikan social disctancing dengan jarak 1,5 meter hingga 2 meter.

ASDP, lanjut Ira, sejak awal adanya pandemi Covid-19, terus menerapkan protokol preventif di seluruh pelabuhan penyeberangan dan kapal ferry di lingkungan perusahaan.

Mulai dari penyemprotan cairan disinfektan, pemeriksaan suhu tubuh, pengaturan physical distancing serta kewajiban menggunakan masker bagi pengguna jasa dan juga karyawan.

Bahkan, untuk penumpang di kapal dibatasi 50 persen dari kapasitas.

“Sejak awal pandemi Covid-19, fokus utama kita adalah kesehatan dan keselamatan masyarakat (pengguna jasa) dan karyawan atau people fist,” ujar Ira Puspadewi.

Dirinya mengatakan, ASDP telah menyiapkan protokol untuk interaksi yang melibatkan karyawan, pelanggan, pemasok, mitra usaha dan stakeholder lainnya.

Seperti protokol operasional pelabuhan, protokol disiplin menggunakan APD.

Termasuk di antaranya untuk protokol penyesuaian kerja kantor dan protokol rumah tangga.(Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved