Breaking News:

Kapal Tenggelam di Selat Sunda

Tak Kunjung Ditemukan, Basarnas Terus Cari 7 Korban Kapal Tenggelam di Selat Sunda

Kepala Basarnas Banten, M. Zainal Arifin mengatakan, fokus pencarian pada Senin di sekitaran pulau Panaitan, Peucang dan Ujung Kulon.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi Tim SAR
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi penumpang selamat dari peristiwa kapal tenggelam di perairan Selat Sunda, Sabtu (20/6/2020) dini hari. Tak Kunjung Ditemukan, Basarnas Terus Cari 7 Korban Kapal Tenggelam di Selat Sunda. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Basarnas Banten kembali melakukan pencarian terhadap 7 penumpang KM Puspita Jaya yang terbalik dan tenggelam di Selat Sunda sekitaran perairan dekat Gunung Anak Krakatau (GAK), Senin (22/6/2020).

Peristiwa kapal tenggelam tersebut terjadi pada Kamis (18/6/2020), akibat terjangan ombak tinggi.

Kepala Basarnas Banten, M. Zainal Arifin mengatakan, fokus pencarian pada Senin di sekitaran pulau Panaitan, Peucang dan Ujung Kulon.

“Hari ini kita lanjutkan kembali pencarian. Selain di sekitaran pulau Panaitan, pencarian kita lakukan sampai ke Ujung Kulon,” kata dia kepada Tribunlampung.co.id, Senin (22/6/2020).

Zainal mengatakan, hingga siang sekira pukul 12.00 WIB, 7 penumpang kapal tenggelam tersebut masih belum ditemukan.

Sesuai dengan SOP, kata Zainal, pencarian akan dilakukan selama 7 hari.

Basarnas Banten dan Lampung Masih Cari 7 Nelayan yang Tenggelam di Perairan Selat Sunda

Tim SAR Susuri Perairan Tanggamus, Cari 7 Penumpang Kapal Puspita Jaya yang Hilang

Kisah Korban Kapal Tenggelam di Selat Sunda, Terombang Ambing 21 Jam di Laut Lepas

Promo Tiket Lion Air, Rute Lampung-Jakarta Cuma Rp 300 Ribuan

Pencarian pada Senin merupakan hari ke-4.

Selain oleh tim SAR gabungan dari Basarnas Banten, pencarian juga didukung oleh Basarnas Lampung.

3 Orang Ditemukan

Sebelumnya, sebanyak 7 nelayan masih dalam pencarian tim Basarnas, termasuk tim SAR Lampung, setelah kapal yang mereka tumpangi terbalik dihantam ombak tinggi di Selat Sunda, perairan dekat Gunung Anak Krakatau.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved