Penemuan Mayat Bayi di Tulangbawang

4 Hari Setelah Melahirkan, SES dan AMT Buang Bayi ke Sungai Tulangbawang dari Atas Jembatan

Usai persalinan, hari Jumat (24/07/2020), sekira pukul 20.00 WIB, pasutri tersebut keluar dari rumah sakit dan langsung membawa bayi.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Reny Fitriani
KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI
Ilustrasi mayat bayi - 4 Hari Setelah Melahirkan, SES dan AMT Buang Bayi ke Sungai Tulangbawang dari Atas Jembatan 

Ibu bayi tersebut diketahui berinisial SES, warga Way Abung, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Polisi turut menangkap seorang pria berinisial AMT, warga Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji.

AMT diduga sebagai pacar SES.

Dari informasi yang didapat Tribunlampung.co.id, SES belum genap sepekan pulang dari Malaysia.

Di negeri jiran itu, ia bekerja sebagai TKW.

"Dia melahirkan sehari setelah tiba dari Malaysia," kata sumber Tribunlampung.co.id yang meminta namanya tidak ditulis.

Belum diketahui jelas hubungan antara SES dan AMT. 

Kasatreskrim Polres Tulangbawang AKP Sandy Galih Putra belum dapat dikonfirmasi terkait penangkapan ini.

Warga Cakat Raya Kecamatan Menggala Timur, Tulangbawang digegerkan dengan penemuan mayat bayi mengapung di sungai Tulangbawang, Minggu (26/07/2020) sekira pukul 08.00 WIB.

Mayat bayi itu ditemukan pertama kali oleh nelayan di wilayah setempat.

Saat ditemukan, mayat bayi tersebut mengapung di sungai Tulangbawang.

Junardi, warga Cakat, mengatakan, jasad bayi itu mengapung saat ia hendak mengambil ikan di Sungai Tulangbawang di wilayah Cakat Raya.

Junardi lalu memberi tahu ke warga lainnya.

Saat ditemukan warga, bayi tersebut masih mengenakan baju dan dibalut bedong.

"Warga tidak berani membuka bedong, karena takut sidik jari. Lalu kami telepon polisi. Setelah ada polisi, baru kami angkat mayat bayi itu. Ditaruh di atas perahu warga," kata Junardi.

Warga lalu membawa mayat bayi itu dengan menggunakan sampan. (Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnaen)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved