Tribun Metro

Pairin Ingatkan SKPD di Metro Patuhi Protokol Kesehatan

Wali Kota Metro Achmad Pairin meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kembali mengingatkan jajarannya untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Wali Kota Metro Achmad Pairin. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Wali Kota Metro Achmad Pairin meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kembali mengingatkan jajarannya untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Jadi saya minta setiap kepala SKPD untuk terus meningatkan kepada anak buahnya. Karena kita tidak lagi kerja dari rumah, tidak efektif juga, yang penting beradaptasi kebiasaan baru," bebernya, Minggu (1/11/2020).

Karena itu, mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan air mengalir menjadi kewajiban di tiap SKPD.

"Jadi jangan sampai justru ASN yang melanggar aturan protokol kesehatan," katanya lagi.

Ia mengaku, banyak usulan agar Gugus Tugas selalu keliling setiap hari.

Namun demikian, yang terpenting adalah bagaimana masing-masing kecamatan, kelurahan, dan satuan kerja lainnya bisa memberi contoh tertib 3M.

Baca juga: Satpol PP Metro Jaring 518 Pelanggar dalam Operasi Yustisi, Sebagian Besar Tak Pakai Masker

Baca juga: Taman Metro Pastikan Pengunjung Taati Protokol Kesehatan

"Jadi mari kita saling menjaga. Dan juga saling menegur. Karena bagaimanapun, Covid-19 ini masalah bersama, bukan masalah pemerintah saja. Tapi semua orang. Jadi kalau ada yang lalai protokol kesehatan, bersama-sama kita ingatkan," imbuhnya.

Sementara terkait adanya 12 tenaga keaehatan (nakes) di salah satu rumah sakit swasta di wilayah setempat yang terpapar Covid-19 dari pasien, Pairin menilai, di Kota Metro SOP penanganan sudah berjalan dengan baik.

"Hanya saja ke depan kita minta lebih diperketat. Kemarin itu kan pasien bukan sakit covid-19 saat berobat. Kita harap, ke depan kasus serupa tidak terjadi lagi," tuntasnya.

Tambah Satu Kasus

Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Metro kembali bertambah satu. Total kasus terkonfirmasi sebanyak 66 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Metro Misnan mengatakan, pasien 66 berinisial AS berjenis kelamin laki-laki dengan usia 56 tahun. Berasal dari AH Nasution, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur.

"Jadi, pasien ini sebelumnya mau melakukan kontrol jantung. Tapi setelah dirapid hasilnya reaktif. Kemudian dilakukan uji swab pada 30 Oktober, dimana hasilnya dinyatakan positif Covid-19," imbuhnya.

Adapun riwayat pasien sebelumnya pernah melakukan rawat inap di rumah sakit. Saat ini, pasien tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Dengan adanya penambahan satu pasien, total kasus covid-19 di Kota Metro sebanyak 66 orang.

Dengan perincian satu pasien tanpa gejala, telah melakukan isolasi 29 pasien, 33 masih menjalani isolasi, dan tiga pasien meninggal dunia. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved