Kasus Corona di Pringsewu
Kasus Positif Covid-19 di Pringsewu Jadi 43 Kasus, 20 Pasien Masih Isolasi
Atas kondisi tersebut, Nofli mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
Pelayanan Ditutup Sementara
Pelayanan UPT Puskesmas Pringsewu dialihkan untuk sementara waktu.
Pasalnya, tenaga kesehatan di pusat kesehatan masyarakat ini terpapar Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Pringsewu dr Ulinoha membenarkan terkait foto surat beredar tentang penutupan sementara UPT Puskesmas Pringsewu.
Ulinoha menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat Pringsewu bahwa penutupan puskesmas mulai 11-13 November 2020.
"Keperluan pelayanan kesehatan rawat jalan kepada masyarakat Pringsewu dan sekitarnya selama penutupan akan dialihkan ke UPT Puskesmas Rejosari, dan Puskesmas Wates," ujar Ulinoha.
Kepala UPT Puskesmas Pringsewu Yohanes Purwanto membenarkan adanya warga Puskesmas yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Atas kondisi tersebut, lanjut Yohanes, seluruh pegawai Puskesmas untuk sementara diistirahatkan terlebih dulu.
Jumlah pegawai Puskesmas, ada sebanyak 73 orang.
"Kita sementara diistirahatkan dulu sambil menunggu perintah dinas," tuturnya.
Terkait pengistirahatan layanan tersebut, Yohanes mengaku baru, Selasa, 10 November 2020 sore mendapat suratnya dari Dinas Kesehatan.
Selama istirahat, saran dia, pegawai dapat isolasi mandiri di rumah. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/juru-bicara-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19-kabupaten-pringsewu-dr-nofli-yurni-aaa.jpg)