Ayo Bangkit UMKM Lampung

Manfaatkan Tempe Tak Terjual, Pelaku UMKM di Tanggamus Justru Rutin Produksi Keripik Tempe

Seorang pelaku UMKM di Tanggamus, Yuni, manfaatkan sisa penjualan tempe untuk membuat keripik tempe.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto
Seorang pelaku UMKM di Tanggamus, Yuni, menunjukan keripik tempe produksinya dengan merek Murni. Manfaatkan Tempe Tak Terjual, Pelaku UMKM di Tanggamus Justru Rutin Produksi Keripik Tempe. (Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto) 

Selanjutnya, untuk lokasinya seputar Kecamatan Gisting, Gunung Alip sampai Kota Agung, Tanggamus.

Di luar itu, kata Yuni, ia sering juga menerima pesanan untuk oleh-oleh.

Yuni mengaku, tingginya pembelian karena rasa yang gurih dari keripik tempe tersebut.

Kemudian, keripik tempe yang dibuat Yuni, tidak ada campuran bahan lainnya. 

Untuk harga jual keripik tempe Murni, Yuni mengatakan, antara Rp 5 ribu sampai Rp 6 ribu per bungkus.

Dalam satu bungkus berisi lima atau enam lembar keripik tempe.

(Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved