Breaking News:

Penganiayaan di Lampung Tengah

Keponakannya Tewas Dibacok, Anggota DPRD Lampung Tengah Minta Pelaku Dihukum Setimpal

Jauhari Subing, paman korban dan juga tokoh masyarakat Kampung Lempuyang Bandar, mengatakan, pelaku tidak memiliki rasa kemanusiaan.

Dok Jauhari Subing
Anggota DPRD Lampung Tengah Jauhari Subing meminta pelaku pembunuhan keponakannya dihukum setimpal. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Kerabat bocah yang menjadi korban penganiayaan dan pembunuhan di Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah meminta pelaku dihukum setimpal.

F (8), siswa SD di Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, tewas dengan cara yang tragis.

Tubuhnya ditemukan warga dalam kondisi bersimbah darah di dekat tobong bata, Sabtu (14/11/2020).

Mengalami luka bacokan di sekujur tubuhnya, nyawa F tak dapat diselamatkan.

Parahnya lagi, pelakunya adalah EYT alias Yanto, pamannya sendiri.

Peristiwa tragis itu mengundang reaksi keras, terutama dari pihak keluarga.

Baca juga: BREAKING NEWS Geger Bocah 8 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Terusan Nunyai, Lampung Tengah

Baca juga: Pria Bacok Keponakannya di Terusan Nunyai Diringkus Polisi saat Sembunyi di Menggala

Ternyata, korban tercatat masih keponakan anggota DPRD Lampung Tengah Jauhari Subing.

Jauhari Subing, paman korban dan juga tokoh masyarakat Kampung Lempuyang Bandar, mengatakan, pelaku tidak memiliki rasa kemanusiaan.

Apalagi korbannya adalah seorang bocah delapan tahun.

Halaman
1234
Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved