Breaking News:

Tribun Pringsewu

Terdesak Kebutuhan Hidup, Pasutri di Pringsewu Jadi Bandar Narkoba

Kasat Resnarkoba Polres Pringsewu Iptu Khairul Yassin Ariga mengungkapkan, penangkapan pasutri ini sebagai tindak lanjut informasi dari warga.

Tribunlampung.co.id/Robertus Didik
Pasangan suami istri AL (25) dan LM (27), warga Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, terpaksa berurusan dengan petugas Polres Pringsewu. Keduanya diduga sebagai bandar narkoba. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Robertus Didik B

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Pasangan suami istri AL (25) dan LM (27), warga Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, terpaksa berurusan dengan petugas Polres Pringsewu.

Keduanya diduga sebagai bandar narkoba.

Kasat Resnarkoba Polres Pringsewu Iptu Khairul Yassin Ariga mengungkapkan, penangkapan pasutri ini sebagai tindak lanjut informasi dari warga.

Informasi itu menyebutkan maraknya peredaran narkoba di Pekon Margakaya yang diduga dilakukan oleh AL dan LM.

Ditambahkan Khairul, tim melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Setelah informasi akurat, petugas langsung melakukan penggerebekan di rumah pelaku.

Baca juga: BREAKING NEWS Pasutri Warga Natar Ditangkap di Seputih Raman saat Hendak Edarkan Sabu

Baca juga: Warga Pringsewu Geger Ada Jasad Wanita Tergantung di Pohon Jengkol Pagi Hari

“Pada saat penggerebekan, kedua pelaku tertangkap tangan sedang menimbang dan mengemas narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di ruang tengah rumahnya,” ungkap Khairul, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Rabu (9/12/2020).

Brarang bukti yang disita dari pasangan suami istri AL (25) dan LM (27), warga Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, yang diduga sebagai bandar narkoba.
Brarang bukti yang disita dari pasangan suami istri AL (25) dan LM (27), warga Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, yang diduga sebagai bandar narkoba. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik)

Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 13 buah plastik klip berisi sabu, empat butir pil ekstasi warna merah, sebuah timbangan digital, sebundel plastik klip kosong, sebuah bungkus rokok, sebuah gunting, dan satu unit HP.

Khairul mengungkapkan, keduanya mengaku telah mengedarkan sabu-sabu sejak September 2020.

Halaman
123
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved