Breaking News:

Pilkada 2020 di Lampung

6 Daerah di Lampung Tak Penuhi Target Partisipasi Pemilih Pilkada 2020

Enam dari delapan daerah di Lampung yang menggelar Pilkada 2020, tercatat tidak memenuhi target partisipasi pemilih secara nasional.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi pilkada. 6 Daerah di Lampung Tak Penuhi Target Partisipasi Pemilih Pilkada 2020. (grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan) 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak enam dari delapan daerah di Lampung yang menggelar Pilkada 2020, tercatat tidak memenuhi target partisipasi pemilih secara nasional.

Hal tersebut berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count Rakata Institute.

Keenam daerah itu yakni, Lampung Selatan 62,95 persen, Pesawaran 72,59 persen, Way Kanan 75,83 persen, Lampung Timur 70,38 persen, Bandar Lampung 69,98 persen, dan Lampung Tengah 68,59 persen.

Baca juga: Viral Pertemuan Teman SMP yang Terpisah 28 Tahun

Baca juga: Permintaan Terakhir Melisha Indonesian Idol, Ditemani ke Kamar Mandi dengan Kondisi Lemah

Baca juga: Biaya Tol dari Bakauheni ke Palembang Tahun 2020 dan Tarif Tol Lampung-Palembang

Komisioner KPU Lampung Divisi Sosialisasi Pendidikan dan Partisipasi Pemilih Antonius Cahyalana mengatakan, target partisipasi pemilih secara nasional ditetapkan sebesar 77 persen.

Dari target tersebut, kata Antonius, hanya dua daerah yang mencapainya, yakni Kota Metro dan Pesisir Barat.

"Metro tingkat partisipasi pemilih tertinggi di Lampung, yakni 84,93 persen."

"Disusul kemudian, Pesisir Barat yang tingkat partisipasi pemilihnya 83,56 persen," ujar Antonius Cahyalana, Minggu (13/12/2020).

Menurut Antonius, ada tiga daerah yang partisipasi pemilihnya di bawah 70 persen, yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan dan Lampung Tengah.

Kendati demikian, Antonius masih menunggu data perhitungan rekapitulasi secara keseluruhan di masing-masing KPU di delapan kabupaten/kota.

Baca juga: KPK Panggil Anggota DPD RI asal Lampung dan Kontraktor Terkait Dugaan Suap Dinas PUPR Lamsel

Baca juga: Sang Ayah Ungkap Penyebab Meninggalnya Melisha Sidabutar

Baca juga: Densus 88 Tangkap Buronan Teror Bom Bali I di Lampung Timur

Sebab, menurut Antonius, data tersebut masih berdasarkan hitung cepat, bukan hasil resmi yang dikeluarkan KPU.

"Kami akan melakukan evaluasi, mengapa target nasional tidak bisa tercapai di enam daerah, padahal ada dua daerah yang mampu melampaui target," tandas Antonius Cahyalana.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved