Breaking News:

Lampung Utara

Sekkab Lampung Utara Apresiasi Tindakan Warga Tanjung Raja, Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Rusak

Menurutnya, sikap gotong royong merupakan nilai-nilai dasar yang mesti hidup dan harus tetap tumbuh di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dokumentasi
Sekkab Lampung Utara Apresiasi Tindakan Warga Tanjung Raja, Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Rusak 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA - Apreasiasi dan suport diberikan Sekeretaris Kabupaten Lampung Utara kepada masyarakat empat desa yang ada di Kecamatan Tanjung raja. 

Hal itu menyusul tindakan warga di kecamatan Tanjung Raja yang rela memperbaiki jalan secara swadaya dan saling bergotong royong untuk memperbaiki ruas jalan beberapa waktu lalu.

"Saya mengapresiasi kegiatan itu. Dimana saat ini sikap gotong royong masih tertanam di dalam jiwa masyarakat,"ujar Sekretaris Daerah Lampung Utara Lekok, Selasa 5 Januari 2021.

Menurutnya, sikap gotong royong merupakan nilai-nilai dasar yang mesti hidup dan harus tetap tumbuh di tengah kehidupan bermasyarakat.

Baca juga: Warga Bandar Lampung Keluhkan Jalan Lingkungan Rusak, Kadis PU: Akan Diperbaiki

Baca juga: Akses Jalan Tugu Tuping-Simpang Bayur Lamsel Rusak 3 Km

Ia pun mengimbau, kepada masyarakat lain-nya yang ada di seluruh wilayah Lampung Utara dapat mencontoh apa dilakukan oleh warga empat desa di Tanjung Raja.

"Sepanjang masih bisa diatasi lakukanlah. Tidak perlu menunggu pemerintah. Apalagi harus berpangku tangan dan mengharapkan bantuan dari pemerintah," ucapnya.

Sebagaimana salah satu fungsi pemerintah mengenai pemberdayaan, Ia berujar, wajar bila pemerintah mendukung dan mengapresiasi gerakan gotong royong yang dilakukan masyarakat di empat desa dimaksud.

Sehingga dengan demikiAn dengan fungsi pemberdayaan tadi dapat membuat masyarakat berdiri sendiri.

"Jadi tidak tergantung pada subsidi dari pemerintah. Dimana diketahui saat ini Lampung Utara mengalami keterbatasan keuangan," imbuhnya.

Diketahui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada tahun ini mengalami defisit hampir sebesar Rp 40 Miliar.

Baca juga: Atasi Covid, IDI Lampung Utara Imbau Penguatan Faskes dan Ruang Isolasi

Baca juga: BPBD Lampung Utara Dirikan 4 Posko Tanggap Bencana

Dengan angka defisit sebesar itu, sudah barang tentu akan sedikit banyak mempengaruhi pembangunan yang ada di Kabupaten Lampung Utara.

Ditambah lagi persoalan pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung.

Otomatis Pemerintah Lampung Utara harus ekstra berkerja lebih keras dalam menjalankan agenda kerja sebagaimana yang diharapkan.

(Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved