Bandar Lampung
Ditlantas Polda Lampung Berencana Pasang Tilang Elektronik di JTTS Selain Ruas Jalan Protokol
Donny mengatakan jika saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan pelaksanaan ETLE yang sudah terpasang di beberapa lokasi.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Lampung berencana akan memasang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), selain di beberapa ruas jalan Kota Kabupaten.
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Lalulintas Polda Lampung Kombes Pol Donny Sabardi Halomoan Damanik saat melakukan sosialisasi ETLE di Kantor Ditlantas Polda Lampung, Selasa (2/1/2021).
Donny mengatakan jika saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan pelaksanaan ETLE yang sudah terpasang di beberapa lokasi.
"Ditlantas akan melaksanakan launcing pada tanggal 17 Maret 2021, ini akan serentak dilaksanakan delapan Polda di Indonesia dan saat ini kami masih tahap persiapan," ungkap Donny.
• Kapolri Minta Operasi Zebra 2020 Bebas Tilang]
• Satlantas Polresta Bandar Lampung Belum Keluarkan Tilang di Pekan Pertama Ops Zebra Krakatau 2020
Donny menuturkan ETLE sendiri sudah terpasang di lima titik yang tersebar di Kota Bandar Lampung.
"Lima titik ini berdasarkan analisa pelanggaran lalulintas, yang jelas di ruas protokol terpasang kamera untuk mengawasai pengguna, diharapkan dengan dipasang itu masyarakat bisa tertib," tegasnya.
Donny berencana kedepan ETLE juga terpasang di luar kota Bandar Lampung, baik di Kota maupun Kabupaten di Provinsi Lampung.
"Salah satunya tol (JTTS), tol sering disalah artikan sebagai jalan bebas hambatan sehingga sering disalahgunakan sehingga banyak terjadi kecelakaan," sebutnya.
Donny menganalisa bahwa kendaraan yang menggunakan JTTS selalu melanggar batas kecepatan sehingga mengakibatkan kendaraan lepas kendali lalu tergelincir dan menabrak pembatas.
"Untuk itu Direktorat lalulintas melakukan penertiban batas kecepatan dan kendaraan over load bagi pengguna kendaraan di tol dengan harapan bisa menekan kecelakaan," tegas Donny.
Donny beranggapan jika hal ini bisa ditekan lagi dengan memberi pendidikan tentang pendidikan lalulintas sejak dini.
"Oleh sebab itu kami MOU dengan Dinas Pendidikan Provinsi untuk memberikan pendidikan lalulintas yang diintegrasi di pendidikan pancasila dan kewarganegaan dari TK SD sampai SMA," bebernya.
Untuk menanamkan pengertian pendidikan lalulintas ini, Donny juga berencana akan membuat aplikasi berbasis ITE yang bermuatan pembelajaran lalulintas.
"Metode saya dekatkan, saya tidak malu mengakui anak saya pagi daring pakai baju lengkap duduk depan Tab (Tablet PC) dan di kantongnya dimasukan handphone, saya geleng-geleng kepala anak umur 8 tahun tidak lepas dadi handphone," terang Donny.
"Maka saya dekatkan ke depan didekatan pembelajaan lalulintas dengan metode rencana game, karena anak suka mengang hp itu main game," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ditlantas-polda-lampung-berencana-pasang-tilang-elektronik-di-jtts-selain-ruas-jalan-protokol.jpg)