Perampasan Ponsel di Bandar Lampung
Alasan Pemuda Asal Tulangbawang Nekat Rampas Ponsel Milik Mahasiswa di Bandar Lampung
Yiko Sanjaya (20) warga Bina Marga Cakat Raya, Tulangbawang tersangka perampasan ponsel milik mahasiswa di Bandar Lampung mengaku khilaf.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Yiko Sanjaya (20) warga Bina Marga Cakat Raya, Menggala Timur, Tulangbawang tersangka perampasan ponsel milik mahasiswa di Bandar Lampung mengaku khilaf.
Ia nekat melakukan pencurian bersama rekannya AP (DPO) karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan selama berada di kota Tapis Berseri.
Akhirnya Yiko menerima ajakan AP untuk melakukan pencurian, yang dilakukan dua pemuda ini pada 26 Oktober 2020 silam.
"Saya diajak teman (AP) ke Bandar Lampung. Katanya mau cari kerja di sini," ujar Yiko, Rabu (3/2/2021).
• Keberadaan Pelaku Perampas Ponsel di Bandar Lampung Terindentifikasi dari Tracing Ponsel Korban
• Modus Perampasan Ponsel Mahasiswa di Bandar Lampung, Pelaku Pura-pura Tanya Penghuni Indekos
Namun setelah beberapa pekan tidak menemukan pekerjaan yang dijanjikan, AP justru punya maksud lain.
Yiko berdalih otak pencurian tersebut dirancang oleh rekannya AP yang saat ini masih buron.
"Baru kenal dengan AP, setelah itu dia ajak saya ke Bandar Lampung," kata Yiko.
Kendati demikian, Yiko mengakui dirinya yang melakukan perampasan ponsel dan mendorong korban hingga tersungkur.
Menurutnya ponsel tersebut dijual oleh AP.
Tak diketahui berapa nominal ponsel tersebut laku terjual.
• BREAKING NEWS Melawan saat Ditangkap, Buronan Perampas Ponsel di Bandar Lampung Didor Polisi
• Warga Sukabumi, Bandar Lampung Diciduk Polisi saat Tengah Timbang Sabu di Sebuah Indekos
Yang jelas, kata Yiko dirinya hanya kebagian Rp 200 ribu.
"Yang jual HP kawan saya, gak tahu berapa. Katanya mau dibagi dua tapi saya cuma terima segitu (Rp 200 ribu)," kata Yiko.
Tracing Ponsel Korban
Anggota Polsek Kedaton langsung melakukan penyelidikan, pasca menerima laporan korban yang kehilangan ponsel iPhone X.
Setelah dilakukan penyelidikan, keberadaan satu dari dua pelaku perampasan ponsel ini akhirnya berhasil diidentifikasi.