Pesawaran

Cuaca Ekstrem, BPBD Pesawaran Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kepala Pelaksana BPBD Pesawaran Mustari mengatakan adanya perubahan nomenklatur cuaca yang akibatkan bencana di beberapa daerah.

Tribunlampung.co.id/Didik
Atap bangunan rumah warga rusak terdampak bencana alam puting beliung di Pesawaran, Senin, 8 Februari 2021 kemarin. Cuaca Ekstrem, BPBD Pesawaran Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran meminta kepada masyarakat supaya lebih waspada dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini.

Kepala Pelaksana BPBD Pesawaran Mustari mengatakan adanya perubahan nomenklatur cuaca yang akibatkan bencana di beberapa daerah.

"Kita memberikan warning kepada masyarakat supaya meningkatkan kewaspadaan," kata Mustari, Selasa, 9 Februari 2021.

Selain itu, lanjut dia, untuk mengurangi dampak bencana puting beliung masyarakat diminta memangkas pohon yang ada berada dekat rumah.

Angin Kencang Hancurkan 20 Rumah dan Sekolah di 5 Kecamatan di Pesawaran

Polisi Bersama BPBD Way Kanan Datangi Lokasi Bencana Angin Puting Beliung di Baradatu

Seperti pohon kelapa dan pohon besar lainnya.

Sebab, mayoritas kerusakan bangunan yang diakibatkan puting beliung karena tertimpa pohon.

Selain atap bangunan yang terangkat akibat angin itu sendiri.

Disamping itu, dia juga meminta warga menebang pohon yang memungkinkan roboh ke tiang listrik.

Sebelumnya diberitakan, Sebanyak 20 bangunan di Kabupaten Pesawaran rusak akibat disapu angin puting beliung.

Bangunan tersebut berupa rumah dan sekolah yang tersebar di lima Kecamatan Bumi Andan Jejama.

Pedagang di Sekitar Tugu Pengantin Pesawaran Diimbau Buka hingga 10 Malam

Pemuda 20 Tahun Asal Pesawaran Tewas Tersengat Listrik saat Perbaiki Lampu di Kolam

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran Mustari mengatakan, kelima kecamatan itu terdiri dari Way Lima, Way Khilau, Gedongtataan, Teluk Pandan dan Padang Cermin.

"Puting beliung tersebut terjadi Senin, 8 Februari 2021 sore kemarin sekira pukul 16.00 WIB," kata Mustari saat dihubungi sedang mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Kusuma Dewangsa meninjau dampak bencana alam itu, Selasa, 9 Februari 2021.

Ditambahkan Mustari, tidak hanya bangunan rumah dan sekolah, angin puting beliung juga memporak porandakan pondokan di tempat wisata Pantai Klara.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Kusuma Dewangsa berharap masyarakat dalam situasi seperti sekarang ini dapat semakin mendekatkan diri dengan Allah.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved