Kasus Suap Lampung Tengah

Rp 3,7 M Disebar ke Petinggi Partai, Uang Mahar Pilgub Mustafa Cuma Balik Rp 14 M

Uang fee proyek itu diduga mengalir ke parpol untuk kepentingan Mustafa mencalonkan Gubernur Lampung tahun 2018.

Editor: Reny Fitriani
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi
Ilustrasi - Rp 3,7 M Disebar ke Petinggi Partai, Uang Mahar Pilgub Mustafa Cuma Balik Rp 14 M 

"Rp 14 miliar sudah kami kembalikan, dan yang katanya Rp 4 miliar itu gak bulet, karena uang dalam kardus kurang juga," tuturnya.

Midi menerangkan uang Rp 3,7 miliar tersebut disebar kepada sejumlah petinggi partai di Lampung untuk kepentingan dukungan.

"Untuk ketua DPC PKB se-Provinsi Lampung, Dewan Suro PKB, Mutaqin Rp 1 miliar, Kemudian Bu Nunik Rp 1 miliar dan Rp 150 juta, lalu jasa pengacara Pak Musa saksi ahli Jakarta yang nominalnya saya lupa," sebutnya.

Jaksa kemudian bertanya uang yang disebutnya untuk Chusnunia.

Midi mengaku jika uang tersebut katanya untuk biaya tukang.

Uang menurut Midi diserahkan di Sukadana, sementara Rp 1 miliar untuk persiapan Pemilu 2019.

"Saya serahkan melalui ibu Ela sekarang anggota DPR RI, saya ketemuan di Metro kalau gak salah, lalu Bu Ela memberikan nomor telepon, untuk dikirim ke Jakarta lalu saya utus orang saya untuk ke Jakarta dan uang sudah sampai ke Ela," kata dia.

Kesepakatan

Saksi lain, Khaidir Bujung mengungkapkan bahwa mahar perahu untuk pilgub bermula saat dirinya bersama Midi, Chusnunia Chalim dan Okta Rijaya (sekretaris DPW PKB saat itu) berkumpul di ruang ketua DPW PKB Lampung Jalan Semangka Bandar Lampung.

"Saya masih ingat saat itu jam 20.00 WIB, saat itu ada Bu Nunik, saya, Midi dan Okta berbicang terkait kekhawatiran jika PKB akan ditinggal dari proses Pilgub," ucapnya.

Menurutnya, saat itu Nunik menanyakan siapa yang bisa melakukan komunikasi dengan Mustafa dan saat itu yang bersedia Midi.

Midi kemudian menemui dirinya.

"Ya Pak Midi menghubungi saya untuk menindaklanjuti pertemuan dengan Mustafa, lalu saya inisiatif menghubungi Samsudin, kakak Mustafa, agar bisa bertemu," kata Bujung.

Kemudian terjadilah pertemuan di rumahnya bersama Midi dan Mustafa. Dalam pertemuan itu, Mustafa menyebut telah menyiapkan Rp 5 miliar.

"Kami belum berani terima karena kami belum tahu yang harusnya diterima berapa, namun saat itu Pak Mustafa menyampaikan jika komitmen Rp 11 miliar," ujar Bujung.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved