Breaking News:

Lampung Timur

Warga Bisa Berwisata Sambil Belajar Tani di Omahe Jagung Batanghari Nuban Lamtim 

Desa Wisata Omahe Jagung di Desa Gedung Dalam, Kecamatan Batanghari Nuban, diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Tribun Lampung/Yogi Wahyudi
DESA WISATA - Desa Wisata Omahe Jagung di Desa Gedung Dalam, Kecamatan Batanghari Nuban, Kamis (11/3). Di kawasan ini warga disuguhkan destinasi wisata dan pengelolaan bertani yang baik. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TIMUR - Desa Wisata Omahe Jagung di Desa Gedung Dalam, Kecamatan Batanghari Nuban, diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Menurut pengelola sekaligus penggagas dan kreator wisata Omahe Jagung, Diah (40), Kamis (11/3), ide menciptakan desa wisata bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Gedung Dalem.

Caranya lewat kegiatan yang bisa mengangkat nama desa dan bersifat pengembangan pedesaan."Meningkatkan ekonomi dengan wisata desa, " ujar Dyah.

Baca juga: Warga Minta Polres Berantas Judi Togel di Batanghari Nuban

Tempat ini juga memiliki Koperasi Agro Gelem (Gedung Dalem) Hijau, yang beranggotakan 324 warga Desa Gedung Dalem.

"Suatu pedesaan jika tidak memiliki brand yang dimunculkan, orang tidak akan mengenal desa tersebut. Ini juga menjadi sarana edukasi masyarakat terutama anak muda, dengan memberi kesadaran bahwa petani itu bisa maju, karena bisa memanajemen usahanya agar bisa berkembang dengan menampilkan kreativitas," jelasnya.

Kawasan perkebunan Omahe Jagung memiliki luas 134 Hektare, dengan seluruh lahan ditanami tanaman Jagung.

Dyah melanjutkan, selain mengajak pengunjung mengenal agrowisata, Omahe Jagung juga menyediakan fasilitas spot foto dan menyiapkan 11 pondok tempat bersantai untuk pengunjung.

Hanya tiket seharga Rp 10 ribu, pengunjung bisa berkeliling mencari spot foto dengan backdrop pohon sakura di Jepang, kuil di China serta ada juga tembok yang disusun, bak rumah yang berjejer. Omahe Jagung buka tiap hari, dari pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB.

Baca juga: Zaiful Bokhari Hadiri Pembukaan Operasi Pasar Bersubsidi di Kecamatan Batanghari Nuban

"Perkebunan yang digambarkan gatal, panas dan keringat, kita ubah dengan wisata dan edukasi. Dengan konsep ini, semoga bisa menularkan ini kepada desa lain dengan kearifan lokal, mereka bisa juga membuat desanya maju," katanya.

Dyah juga mengatakan, yang mengurus tata kelola wisata ini,seluruhnya dari anak muda desa dengan dikerjakan secara gotong-royong.

"Kami tidak sama sekali melibatkan konsultan, tapi murni dari masyarakat Gedung Dalem, dengan didukung dan dibina oleh Bumdes Desa Gedung Dalem Surya Koperasi Agro Gelem Hijau," bebernya.

Omahe Jagung ini dirintis sejak November 2020 sampai saat ini. Meski begitu, Omahe Jagung, masih dalam tahap pembangunan yang lebih baik.

"Rencananya juga akan kita buat embung untuk spot memancing dan wisata air untuk pengunjung," pungkas Dyah. (yog)

Penulis: Yogi Wahyudi
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved