Breaking News:

Tanggamus

Polsek Wonosobo Tanggamus Amankan 14 Pelaku Pungli dengan Modus Perbaikan Jalan Rusak

Polsek Wonosobo mengamankan 14 orang yang diduga terlibat aksi premanisme dan pungutan liar (pungli) di jalan hutan lindung Register 39 Tanggamus.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Polsek Wonosobo mengamankan 14 orang yang diduga terlibat aksi premanisme dan pungli di jalan hutan lindung Register 39 Tanggamus. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Polsek Wonosobo mengamankan 14 orang yang diduga terlibat aksi premanisme dan pungutan liar (pungli) di jalan hutan lindung Register 39 Tanggamus.

Mereka berinisial AM (35), HR (31), AL (45), SU (32), SM (43), SD (40), BU (28), SH (25), HE (37), ARM (19), NS (50), RS (28), MS (43) dan AL (32).

Semuanya warga Kecamatan Bandar Negeri Semong, Tanggamus.

Menurut Kapolsek Wonosobo Inspektur Satu Juniko, mereka diamankan dalam rangkaian operasi premanisme yang meresahkan masyarakat di wilayah hukumnya.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi masyarakat adanya dugaan premanisme serta pungli di lokasi tersebut, kemudian dilakukan penangkapan oleh Kapolsubsektor bersama personelnya," kata Juniko, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, Sabtu (19/6/2021).

Ia menambahkan, saat diamankan ke-14 orang tersebut diduga sedang meminta uang kepada pengguna jalan raya (salaran) dengan modus memperbaiki jalan yang rusak.

Turut diamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 473 ribu dan dua buah cangkul.

Mereka didata identitasnya kemudian diberikan pembinaan.

Selanjutnya ke-14 orang itu juga membuat surat pernyataan bahwa tidak akan mengulangi kembali perbuatan yang meresahkan pengguna jalan.

"Setelah melakukan pendataan, pembinaan dan pernyataan, Polsubsektor Bandar Negeri Semong, Polsek Wonosobo selanjutnya mengembalikan 14 orang tersebut kepada kepala pekon," jelas Juniko.

Ia menambahkan, pembinaan tersebut sebagai tindak lanjut arahan pimpinan tentang penanganan pungli dan premanisme khususnya di wilayah hukum Polres Tanggamus.

"Melalui pembinaan tersebut diharapkan mereka tidak lagi melakukan aktivitas negatif tersebut," kata Juniko. ( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved