Breaking News:

PPKM Darurat di Bandar Lampung

PPKM Darurat di Bandar Lampung, Sukarma Wijaya Ajak Warga Ikut Terlibat

Masyarakat Bandar Lampung diminta untuk terlibat secara sukarela dalam penerapan PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021 nanti.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / V Soma
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Bandar Lampung Sukarma Wijaya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Masyarakat Bandar Lampung diminta untuk terlibat secara sukarela dalam penerapan PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021 nanti.

Khususnya dalam menerapkan protokol kesehatan 5M dan anjuran pemerintah.

"Semua harus sama-sama menyelesaikan permasalahan virus corona ini," kata Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Bandar Lampung Sukarma Wijaya, Minggu (11/7/2021).

Menurutnya, setiap aturan yang ada bukan bermaksud untuk melarang warganya, terlebih pada aturan yang bersifat pembatasan aktivitas.

Baca juga: Lurah Pancoran Mas yang Gelar Hajatan Saat PPKM Darurat Akhirnya Dicopot

"Tetapi ini sesuai Inmendagri," kata dia.

Dari segi pengawasan, ia mengatakan pemerintah juga akan lebih intensif bersama instansi yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

"Semua yang berpotensi untuk terciptanya kerumunan akan ada penegasan," sebut Sukarma Wijaya.

"Upaya pemda, kita akan tertibkan terus," lanjutnya.

Kemudian, pemberlakuan penyekatan akan dilakukan secara tegas.

Baca juga: PPKM di Tulangbawang Barat Lampung, Satgas Batasi Kegiatan Masyarakat

Kini pendatang yang diperiksa bukan hanya dari luar daerah, namun juga luar Kota Bandar Lampung.

"Jadi misal ada warga Kota Bandar Lampung yang bertugas di Lampung Selatan, silakan bermukim sejenak di Lampung Selatan. Begitu pula sebaliknya," ujar Sukarma Wijaya.

"Kebijakan PPKM ini bila efektif tidak akan berlangsung lama," kata dia.

Bagi yang keberatan, ia menyebut masyarakat yang aktivitasnya lintas daerah masih bisa tetap datang dan pergi, namun dengan menyertakan keterangan bebas Covid-19 dan sertifikat vaksin.

Untuk diketahui, ada lima titik penyekatan pintu masuk Bandar Lampung, yakni tersebar di Rajabasa, Kemiling, Sukarame, Lematang, dan Panjang.

( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved