Breaking News:

Mesuji

Pemkab Mesuji Tiadakan Salat Idul Adha dan Kurban

Pelaksanaan salat Idhul Adha berjamaah dan pemotongan hewan qurban di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji ditiadakan

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: soni
Tribun Lampung / Dedi
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Pelaksanaan salat Idhul Adha berjamaah dan pemotongan hewan qurban di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji ditiadakan, Senin (19/7/2021).

Mengingat Kabupaten Mesuji masuk dalam zona orange, ditambah terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati Mesuji Nomor:045.2/2945/10.3/2021.

Serta menindaklanjuti SE Kementerian Agama (Kemenag) Nomor 15 tahun 2021 tentang Penetapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Sholat Idhul Adha dan Qurban Tahun 1442 H/2021 M.

Meskipun demikian, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Mesuji Fairuzi mengatakan bahwa seluruh pejabat ASN di lingkungan Pemkab Mesuji dibolehkan salat di Masjid tempat tinggal masing-masing.

"Namun harus dibatasi dengan kapasitas 10-30 persen, dan harus mengikuti prosedur Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat," ujar Fairuzi melalui saluran telepon.

Baca juga: ASN di Lampung hanya Libur Satu Hari di Idul Adha 1442 H

Seperti pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki tempat ibadah Masjid, jaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun.

Terkait pemotongan hewan qurban, Fairuzi mengungkapkan bahwa masing-masing OPD di Pemkab Mesuji tetap diperbolehkan melaksanakan qurban hanya saja sifatnya sumbangan.

"Jadi qurban di tahun ini Pemkab Mesuji tidak menganggarkan, terserah masing-masing OPD saja jika ingin berqurban sifatnya hanya sumbangan dan diserahkan ke Desa yang ada di Kabupaten Mesuji," paparnya.

Lebih lanjut, untuk pelaksanaan pemotongan hewan qurban Fairuzi menyebut secara teknis dilakukan selama tiga hari.

Hal tersebut dilakukan, untuk antisipasi membeludaknya masyarakat yang ingin mengambil bagian daging qurban.

"Panitia qurban yang ada disetiap Masjid harus Prokes Ketat dan disaksikan oleh yang berqurban, lalu kupon dan pembagiannya tidak serentak jadi biar antisipasi kerumuman," jelasnya.( Tribunlampung.co.id / M Rangga Yusuf )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved