Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Oknum Satpol PP Mengaku Dilempar Botol saat Razia PPKM di Kafe

Seorang anggota Satpol PP mengaku dilempar botol hingga mengenai lehernya saat razia PPKM

Editor: Heribertus Sulis
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang anggota Satpol PP mengaku dilempar botol hingga mengenai lehernya saat razia PPKM di Gowa, Sulawesi Selatan.

Akibat terkena lemparan botol, oknum Satpol PP tersebut kemudian memukul pasangan suami istri di dalam kafe. 

Pengakuan tersebut disampaikan Mardani, oknum Satpol PP yang jadi tersangka karena memukul pasangan suami istri pemilik kafe di Gowa..

Oknum petugas Satpol PP yang menampar ibu hamil di Gowa mengaku dilempar botol sebelum insiden memukul ibu hamil pemilik kafe.

Pengakuan tersebut itu disampaikan Kuasa Hukum Mardani, Muh Syahfril Hamzah, saat berada di Mapolres Gowa, Sabtu (17/7/2021).

Karena dilempar botol itulah, kata Syahfril Hamzah, Satpol PP Mardani spontan memukul Nur Halim (26).

"Sewaktu mendekati istri dari korban laki-laki dia menuju ke sana katanya ada lemparan, yang terkena lemparan lehernya," jelasnya, Sabtu, dikutip dari Tribun-Timur.com.

Baca juga: Pemilik Kafe yang Langgar PPKM Kapok Dipenjara 3 Hari: Mending Bayar Denda

Ia mengaku pelemparan terjadi sesaat sebelum terjadi pemukulan.

"Pengakuannya ada spontanitas, karena ada yang melempar botol yang mengenai belakang lehernya, kalau pelemparan kursi itu berikutnya," ujarnya.

Lanjut dia, pengakuan tersangka lemparan botol tersebut dirasakan saat mendekat ke arah korban wanita. Itu terjadi sebelum adanya pemukulan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved