Breaking News:

PPKM Darurat

Perpanjangan PPKM Darurat Berdampak Bagi Kesehatan Mental

Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat akhirnya resmi diperpanjang hingga lima hari ke depan atau sampai 25 Juli 2021.

Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak
Ilustrasi penyekatan kendaraan dilakukan Satgas Covid-19 Kota Metro dalam rangka PPKM, Rabu (14/7/2021). Pemerintah resmi memperpanjang PPKM darurat hingga lima hari ke depan atau sampai 25 Juli 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat akhirnya resmi diperpanjang hingga lima hari ke depan atau sampai 25 Juli 2021.

Namun demikian, perpanjangan PPKM darurat hingga 25 Juli 2021 itu dengan catatan, angka penularan Covid-19 semakin menurun.

Keputusan perpanjangan PPKM darurat itu disampaikan Presiden Joko Widodo langsung melalui akun Youtube Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021) malam.

Pakar psikologi klinis anak dan keluarga, Anna Surti Ariani mengatakan, perpanjangan PPKM darurat tersebut mungkin membawa pengaruh bagi masyarakat, terutama pada kesehatan mental.

Namun, kata Anna, kalau tidak diperpanjang, dapat pula berpengaruh besar pada kesehatan mental.

"Ketika kita mengalami PPKM, memang ada beberapa aturan yang harus ditaati."

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang hingga 25 Juli 2021

"Seperti membatasi pergerakan keluar rumah, bekerja di dalam rumah begitu juga dalam proses belajar mengajar anak."

"Selain itu ada dampak lain seperti beberapa perusahaan tak bisa beroperasi."

"Sehingga tidak punya dana untuk membayar karyawan yang berdampak pada pemberhentian kerja," kata Anna Surti Ariani seperti dikutip dari Tribunnews.com, Rabu 21 Juli 2021.

Kondisi-kondisi ini, kata Anna, dapat membuat kecemasan meningkat. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved