Breaking News:

Liputan Eksklusif Tribun

Omzet Wisata di Bandar Lampung Anjlok 100 Persen, Kemenparekraf Siapkan Stimulus

Kebijakan penerapan PPKM darurat yang kemudian berganti menjadi PPKM level 4 di Bandar Lampung, membuat sejumlah tempat wisata terpuruk.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi tempat wisata Lengkung Langit. Kebijakan penerapan PPKM darurat yang kemudian berganti menjadi PPKM level 4 di Bandar Lampung, membuat sejumlah tempat wisata terpuruk. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kebijakan penerapan PPKM darurat yang kemudian berganti menjadi PPKM level 4 di Bandar Lampung, membuat sejumlah tempat wisata terpuruk.

Bahkan, omzet tempat wisata di Bandar Lampung anjlok hingga 100 persen akibat PPKM level 4 tersebut.

Terbaru, pemerintah memastikan perpanjangan PPKM level 4 di Bandar Lampung hingga 2 Agustus 2021 dari yang seharusnya berakhir pada 25 Juli 2021.

Demi menggairahkan kembali industri pariwisata di Lampung, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Disparekraf Lampung berharap ada stimulus dari pemerintah pusat.

Kadisparekraf Lampung Edarwan meminta para pelaku usaha wisata bersabar untuk mendapatkan stimulus dari Kemenparekraf.

Menurut Edarwan, saat ini pemerintah sedang melakukan refocusing anggaran.

Baca juga: PPKM di Bandar Lampung, Omzet Tempat Wisata Anjlok 100 Persen

Anggaran dialihkan ke penanganan Covid-19.

Ia mengatakan, ada 9 perusahaan usaha pariwisata yang telah direkomendasikan untuk mendapatkan bantuan stimulus dari Kemenparekraf.

Saat ini Pemprov Lampung masih menunggu kebijakan tersebut. Harapannya, bantuan itu segera diluncurkan.

"Belum tahu perkembangannya sampai saat ini dan memang ada bantuan insentif berkisar Rp 20 juta-Rp 200 juta dan itu kecil bagi pelaku usaha," kata Edarwan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved