Liputan Eksklusif Tribun

Dugaan Korupsi Rp 30 Miliar di KONI Lampung, Gubernur Arinal: Cari Oknumnya!

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta Kejati Lampung untuk terus mengusut dugaan korupsi dana hibah Rp 30 miliar di KONI Lampung.

Tayang:
Dokumentasi Diskominfotik Lampung
Ilustrasi. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta Kejati Lampung untuk terus mengusut dugaan korupsi dana hibah Rp 30 miliar di KONI Lampung. 

"Kita kontrol (dana hibah) dan sebagian besar itu bagus dan kita lihat dari perolehan medali nanti."

"Saya jamin tidak ada oknum dan kita komitmen. Ini saya membantu Pak Gubernur," kata Yusuf.

Ia mengatakan, pihaknya telah menargetkan memperoleh medali emas sebanyak-banyaknya pada PON XX.

"Tinggal tunggu kejutan nanti target 10 besar, Insya Allah," kata Yusuf.

Plt Kadis Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Lampung Descatama Paksi Moeda mengatakan, persoalan dana hibah ini saat jaman kadispora lama.

Saat ini dia hanya melakukan kegiatan seperti apa adanya saja.

Menurutnya, anggaran sudah didistribusikan kepada cabang olahraga.

Saat ini, harapannya para atlet yang dilepas bisa memberikan prestasi membanggakan bagi Provinsi Lampung.

Baca juga: Gubernur Lampung Minta Kepala Kejaksaan Tinggi Teruskan Periksa KONI

Prestasi Lampung di kancah olahraga nasional tidak bagus-bagus amat. Pada PON XIX Jawa Barat 2016, Lampung hanya menempati posisi 15 dalam klasemen akhir dengan raihan 11 emas, 9 perak, dan 16 perunggu.

Adapun pada PON XX Papua tahun ini Lampung ditargetkan masuk 10 besar. ( Tribun Lampung cetak / tim )

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved