Breaking News:

Lampung Utara

Bocah 4 Tahun di Lampung Utara Tersiram Air Panas, Ketua TP PKK: Dinkes Bantu Buatkan BPJS Kesehatan

Bocah 4 tahun di Lampung Utara tersiram air panas. Kejadian itu mendapatkan perhatian dari Nur Endah Sulastri istri Bupati Lampung Utara Budi Utomo.

Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Anung
Nur Endah Sulastri istri Bupati Lampung Utara yang juga ketua TP PKK saat menjenguk Haim Adi Saputra di rumah sakit. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA – Bocah 4 tahun di Lampung Utara tersiram air panas. Kejadian itu mendapatkan perhatian dari Nur Endah Sulastri istri Bupati Lampung Utara Budi Utomo datang membesuk korban.

Saat mengunjungi korban Haim Adi Saputra yang di rawat di rumah sakit, Nur Endah Sulastri merasa haru dan terenyuh. Ia prihatin dengan kondisi yang dialami bocah berusia 4 tahun itu.

Terlebih lagi keluarga Haim Adi Saputra, tergolong keluarga kurang mampu dan saat ini Haim  tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Ketua TP-PKK Lampung Utara itu pu meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan, dr. Maya N Manan untuk membantu Haim Adi Saputra dan keluarganya. Terutama membuat dan segera menerbitkan kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Yang kuat ya nak,” ujar Nur Endah Sulastri saat membesuk Haim Adi Saputra, Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Rutan Tanggamus Gelar Lomba Adzan dan Tahfidz

Haim Adi Saputra yang terkena air panas merupakan anak pasangan Sahrudin dan Indah Pertiwi.

Sahrudin ayah dari Haim mengatakan, kejadian tersiramnya putra dengan air panas murni musibah.

Menurutnnya, saat itu sang istri tidak mengetahui putra mereka mendakat. Karena Haim sangat dekat dengan ibunya. Kemana pun sang ibu pergi, Haim akan selalu berada didekatnya.

Ketika kejadian, istrinya yang tengah memasak air dan setelah air itu matang, Indah istrinya,  mengangkat air mendidih tersebut dari atas kompor.

Lalu, tiba-tiba gagang panci yang dipegangnya patah. Air panas tumpah dan mengenai tubuh Haim Adi Saputra.

Baca juga: Bocah 4 Tahun di Lampung Utara Terkena Air Panas, Tak Punya BPJS untuk Pengobatan

“Istri saya tidak tahu kalau ada Haim menghampirinya. Sehingga ketika gagang panci patah air yang baru diangkat tumpah ke arah ke tubuh Haim,” kata Sahrudin. 

Tak hanya dari ketua Tim Penggerak PKK Lampung Utara. Bantuan juga diberikan oleh anggota DPRD Lampung Utara Dewi Murni, saat mengunjungi korban. 

Dirinya mengatakan, ia sudah menghubungi dinas sosial, terkait kepesertaan BPJS.

“Saya sudah hubungi dinas sosial. Saya dengar keluarga Haim tidak punya BPJS,” katanya.

Kemudian ia juga mencarikan solusi mengenai biaya selama perawatan di kaver BPJS. Karena keluarga korban juga tergolong keluarga tidak mampu. ( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved