Penganiayaan di Bandar Lampung

Polisi Sempat Lepaskan Tembakan Peringatan saat Tangkap ODGJ Pelaku Penganiayaan Satu Keluarga

Dalam proses penangkapan ODGJ pelaku penganiayaan satu keluarga polisi sempat melepaskan beberapa kali tembakan peringatan.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Tekab 308 Polresta Bandar Lampung
Pelaku penganiayaan satu keluarga diringkus setelah keluar dari persembunyiannya di sungai dekat Perumahan Bukit Emas Sukabumi Bandar Lampung sekitar pukul 03.15 wib, Senin (15/8/2022). Polisi sempat lepaskan tembakan peringatan saat tangkap ODGJ pelaku penganiyaan satu keluarga. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sutrisno (40) ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa) pelaku penganiayaan satu keluarga di Gang Damaido Jalan Pulau Singkep Sukabumi akhirnya ditangkap oleh tim Tekab 308 Reskrim Polresta Bandar Lampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra kepada Tribun Lampung, Senin (15/8/2022) mengatakan bahwa ODGJ pelaku penganiyaan telah dibekuk polisi sekitar pukul 03.15 wib atau 9 jam pasca kejadian tersebut.

Adapun kronologis penangkapan ODGJ pelaku penganiayaan tersebut berdasarkan informasi yang didapat oleh warga sekitar.

Dari informasi bhabinkamtibmas disebutkan bahwa pelaku tersebut tak jauh dari lokasi kejadian.

"Kita semalam melakukan penyisiran dari semua informasi yang kita dapatkan," kata Dennis.

Mulai dari rumah kosong, dekat perumahan-perumahan yang tak jauh dari rumah pelaku hingga perbatasan daerah Sabah Balau Lampung Selatan juga ditelurusi.

Ditambah lagi jalanan yang disusuri tersebut licin, membuat anggota dan masyarakat yang juga ikut mencari pelaku tersebut harus berhati-hati.

Pencarian berhasil setelah berjam-jam lamanya pelaku keluar dari sungai.

Setelah diamati oleh petugas dan disaksikan oleh tetangga serta masyarakat Sukabumi, benar pria yang diringkus tersebut pelaku penganiayaan.

"Pelaku dengan menggunakan kaos biru dongker dan celana cokelat akhirnya kita amankan setelah dia keluar dari sungai di dekat Perumahan Bukit Emas Sukabumi," kata Polisi berdarah Bali ini.

Jadi pelaku itu keluar dari persembunyiannya di sungai dan sepertinya hendak kabur, tetapi polisi melihat pelaku  hingga akhirnya diamankan.

Dalam proses penangkapan ODGJ pelaku penganiayaan satu keluarga polisi sempat melepaskan beberapa kali tembakan peringatan.

Hal ini dilakukan karena pelaku masih memegang parang yang digunakan untuk menganiaya para korban.

Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku di Mapolresta Bandar Lampung.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved