Berita Lampung

Dua Kurir Ganja di Bandar Lampung Keberatan Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Terdakwa Femby Alfember (27) dan Agung Diki Lestari (22) sampaikan pledio keberatan dituntut hukuman seumur hidup karena jadi kurir ganja.

Tribunlampung.co.id/Soma Ferrer
Dua terdakwa kurir ganja di Bandar Lampung sampaikan keberatan dituntut hukuman seumur hidup. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Dua terdakwa kurir ganja di Bandar Lampung sampaikan keberatan dituntut hukuman seumur hidup.

Dua terdakwa pengedar ganja di Bandar Lampung sampaikan pembelaan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Bandar Lampung, Senin (19/9/2022).

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kelas IA Bandar Lampung, dua terdakwa mengaku hanya tergiur uang yang dijanjikan dan hukuman seumur hidup terlalu berat.

Proses persidangan atas peredaran narkoba jenis ganja oleh narapidana Lapas Kelas IA Bandar Lampung Iwan Kurniawan (27) dari dalam sel tahanan berlanjut.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Bandar Lampung, agendanya pembacaan pledoi atau pembelaan dari dua orang kurir peredar ganja tersebut.

Baca juga: Polda Lampung Segera Umumkan Audit BPK RI Kasus Korupsi Jalan Ir Sutami - Sri Bawono

Baca juga: Selain di Kedaung Kemiling, Ada 2 Rumah Roboh di Bumi Waras Bandar Lampung

Keduanya yakni Femby Alfember (27), warga Rajabasa, Bandar Lampung.

Dan Agung Diki Lestari (22) mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) asal Lampung Tengah.

Dua terdakwa keberatan dituntut seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam pengakuannya, Femby Alfember menyebut hukuman seumur hidup terlalu berat baginya.

Padahal pekerjaan tersebut diambil hanya karena tergiur dengan uang yang dijanjikan terdakwa Iwan.

Disebutkan, Femby dijanjikan mendapatan Rp 200.000 dari tiap kg ganja kering yang diantarkan. 

Uang itu, nantinya akan digunakan untuk membiayai pendidikan adiknya.

Baca juga: YDKK Gelar Operasi Katarak Gratis, 100 Penderita di Perbatasan Timor Leste Kembali Melihat

Baca juga: Berita Lampung Terkini 19 September 2022, Dua Pemilik Tambang Pasir Ilegal di Lamteng Ditangkap

"Saya sudah kehilangan pekerjaan, dan belum mendapatkan pekerjaan juga padahal saya harus membiayai pendidikan adik saya,"

"Hukuman seumur hidup terlalu berat untuk saya, karena saya hanya tergiur dengan janji uang yang dijanjikan Iwan," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved