Berita Lampung

Polsek Gunung Sugih Lampung Tengah Mengamankan 'Pak Ogah' yang Meresahkan Pengendara di Jalinsum

Polsek Gunung Sugih Lampung Tengah mengamankan seorang pelaku pungli (Pak Ogah) yang meresahkan pengguna jalan di Jalinsum.

Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani S
Polsek Gunung Sugih mengamankan seorang pelaku pungli (Pak Ogah) di Jalinsum Gunung Sugih, Lampung Tengah, Kamis (22/9/2022). Pelaku meresahkan pengguna jalan. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Jajaran Polsek Gunung Sugih, Lampung Tengah mengamankan pelaku pemalakan (Pak Ogah) kepada para sopir, Kamis (22/9/2022).

Penangkapan kepada Pak Ogah yang kerap beraksi di pertigaan Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinsum) dekat SPBU Seputih Jaya, Gunung Sugih itu setelah ada laporan warga.

Warga yang resah atas aksi Pak Ogah menuangkan keluhannya pada halaman Facebook Polres Lampung Tengah dan polsek jajaran.

Kapolsek Gunung Sugih AKP Wawan Budiharto mengatakan, menindaklanjuti laporan warga tersebut pihaknya segera melakukan penertibkan Pak Ogah yang kerap melakukan pungli.

"Hal ini merupakan respon cepat polri dalam menindaklanjuti laporan masyarakat atau para sopir yang resah terkait adanya Pak Ogah, terutama di Jalinsum dekat SPBU Seputih Jaya," AKP Wawan Budiharto mewakili Kapolres Lampung Tengah.

Baca juga: 2 Polisi Lampung Utara Terluka Diserang Sekelompok Orang di Stasiun Kereta Blambangan Pagar

Baca juga: Polsek Katibung Lampung Selatan Tangkap DPO Pencurian Motor, Tersangka Diamankan di Lampung Timur

Dikatakan Kapolsek Gunung Sugih, Pak Ogah ini kerap memaksa meminta uang kepada pengendara mobil.

Jika tidak diberi, mereka kerap mencaci maki, bahkan terkadang memukul bodi mobil yang melintas.

Menurut AKP Wawan, saat dilakukan penertiban pihaknya mengamankan seorang lelaki berinisial JS, warga Kampung Komering Agung, Gunung Sugih.

"Polisi juga mendapati uang Rp 40 ribu yang diduga hasil dari pungli," ungkap AKP Wawan.

Saat ini, lanjutnya, pelaku diamankan di Mapolsek Gunung Sugih.

Pelaku JS akan diberi pembinaan, Polsek Gunung Sugih akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah.

Pelaku JS juga telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta mengganggu ketertiban berlalu lintas.

Baca juga: 66 Anggota Polres Lampung Tengah Ikuti Tes Urine, Hasilnya Negatif

Baca juga: Salah Sasaran, Penganiaya di Lampung Tengah Panik Korbannya Terlanjur Tewas

"Karena setelah didata rata-rata mereka tidak memiliki pekerjaan," ujar Kapolsek Gunung Sugih.

Kapolsek Gunung Sugih AKP Wawan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada para Pak Ogah.

Dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk melaporkan ke polisi, jika mendapati adanya aksi pungli di jalan raya.

"Kalau ada pungli, silahkan laporkan ke Polisi, kita akan tindak pelaku pungli ini," ungkap AKP Wawan Budiharto.

Pasalnya, hal itu akan membuat pelaku terus menerus melakukan perbuatannya.

Praktik pungli di jalan raya dijerat dengan KUHP. Selain itu dapat juga dikenakan  Undang Undang nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya.

(Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved