Berita Lampung

BPBD Lampung Selatan Uji Coba 3 Perahu Bencana dari Kemensos

Kegiatan uji coba tiga perahu melibatkan Basarnas, SAR Bakauheni, Damkar, serta Sat Pol PP Lampung Selatan.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan melakukan uji coba tiga perahu terdiri satu perahu fiber dan dua perahu karet dari Kementerian Sosial. 

Dirinya mengatakan saat ini kendaraan taktis atau kendaraan (rescue) penyelamatan hanya memiliki satu unit.

Sementara, ia menyebut, kendaraan taktis atau kendaraan (rescue) penyelamatan yang dibutuhkan ketika terjadi bencana seperti banjir di Lampung Selatan setidaknya butuh tiga unit kendaraan.

Menurutnya, pihaknya perlu memiliki kendaraan taktis atau kendaraan (rescue) penyelamatan yang dapat mengadapi situasi diberbagai medan.

"Kita membutuhkan kendaraan yang tangguh. Seperti kendaraan yang tinggi, yang memiliki tenaga yang super. Sehingga kuat jika dipakai di medan yang berat," ujarnya.

Kendaraan taktis atau kendaraan (rescue) penyelamatan yang ada saat ini sudah tidak kuat jika dipakai di medan yang berat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Selatan Lukman Hakim mengatakan terdapat 5 kecamatan yang merupakan rawan banjir di Lampung

Selatan. Kecamatan Sidomulyo, Candipuro, Katibung, Palas dan Sragi.

Menurutnya, kendaraan yang mereka miliki saat ini tidak cukup untuk menjangkau 17 kecamatan yang ada di Lampung Selatan.

Sehingga, kata Lukman, pihaknya membutuhkan tambahan kendaraan untuk penyelamatan.

Lukman juga menuturkan pihaknya membutuhkan perahu karet, tali tambang dan perlengkapan penyelamatan lainnya.

Lukman katakan, pihaknya belum memiliki alat peyelamatan yang lengkap.

Baca juga: Pencuri Burung Kicau Resahkan Warga Lampung Selatan Tertangkap, Asal Bandar Lampung

Baca juga: Dampak Banjir di Lampung Selatan, Puluhan Siswa di Candipuro Tak Pakai Seragam Sekolah

"Selama ini kami diberikan bantuan dari BNPB untuk perahu karet, karena di kantor belum ada. Jadi harapannya kami mempunyai perahu karet dan perlengkapan penyelamatan lainnya. Supaya kalau ada bencana banjir kayak kemarin kita sudah siap dengan alat dan anggota," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved