Berita Terkini Nasional

Hadiri Muktamar Muhammadiyah di Solo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kerumuni Warga 

Ganjar memilih jalan kaki sekitar 3 kilometer dari lokasi acara karena jalan macet dipenuhi peserta.

Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di kerumuni warga usai menghadiri pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (19/11/2022) 

Tribunlampung.co.id, Solo- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di kerumuni warga usai menghadiri pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (19/11/2022). 

Ganjar Pranowo di kerumuni warga ketika berjalan kaki meninggalkan lokasi usai acara.

Ganjar memilih jalan kaki sekitar 3 kilometer dari lokasi acara karena jalan macet dipenuhi peserta. 

Kontan saja, orang nomor satu di Jawa Tengah itu dikerumuni warga. 

Mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, pelajar hingga anak kecil untuk berebut salaman dan berswafoto.

Ganjar mengapresiasi organisasi yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan itu dalam kepeduliannnya kepada bangsa baik kesehatan, pendidikan hingga politik.

Baca juga: Plt Rektor Sofwan Mewisuda 1.158 Mahasiswa Unila, Diantaranya Tiga Orang Lulusan Doktor 

Baca juga: Binaraga Lampung Selatan Hamid Fahmi Juara 1 Internasional World Championship 2022

Acara yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo itu dihadiri pula sejumlah tokoh nasional. 

Di antaranya Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto, Menko Polhukam Mahfud MD, Yenny Wahid, Din Syamsudin, dan lainnya. 

Diperkirakan, Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah kali ini diikuti 3,5 juta peserta. 

Ganjar mengapresiasi keberadaan Muhammadiyah dan Aisyiyah yang telah berkontribusi pada bangsa dan negara.

"Saya senang, baik Aisyiyah maupun Muhammadiyah semua perhatian pada kondisi bangsa terakhir, kondisi bangsa mutakhir," ujar Ganjar.

Perjuangan Muhammadiyah, lanjutnya, sangat intens memperbaiki dunia pendidikan dan pemberian layanan kesehatan bagi masyarakat. 

Selain itu, Asyiyah juga berperan dalam pemberdayaan perempuan.

"Tentu saja kepedulian dari sisi kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas. Mereka perhatian. Aisyiyah juga perhatian kepada perempuan, paparnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved