Rektor Unila Ditangkap KPK

Karomani Terima Titipin 30 Nama Calon Mahasiswa Unila, dari Menteri, DPR hingga Bupati

Mantan Rektor Karomani mengakui terima titipan 30 nama calon mahasiswa Universitas Lampung atau Unila.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Karomani saat memberi keterangan sebagai saksi dari terdakwa Andi Desfiandi di PN Tanjung Karang, Rabu (30/11/2022). Karomani terima titipin 30 nama calon mahasiswa Unila, dari Menteri, DPR hingga Bupati. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Karomani mengakui terima titipan 30 nama calon mahasiswa Universitas Lampung atau Unila.

Adapun orang yang menitipkan calon mahasiswa tersebut berlatar belakang Menteri, DPR RI, hingga Kepala Daerah (Bupati) dan Pengusaha.

Dari 30 nama tersebut 23 nama dititipkan untuk masuk fakultas kedokteran, sedangkan 7 nama lain dititipkan untuk masuk sejumlah fakultas lain.

Hal itu terungkap saat Karomani hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila 2022 dengan terdakwa Andi Desfiandi, Rabu (30/11/2022).

Adapun dari 23 nama yang dititipkan terdapat nama Anggota DPR RI, Utut Adianto.

"Pak Utut langsung menghubungi saya lewat Wa menitipkan staf, itu pak Utut Anggota DPR RI sekaligus Kader PDIP," ujarnya.

Baca juga: Dua Tersangka Pembunuhan di Bandar Lampung Kabur Cari Kerja di Pulau Jawa 

Baca juga: Breaking News Karomani Jadi Saksi Persidangan Terdakwa Andi Desfiandi di PN Tanjungkarang

"Kalau Tomas pengusaha yang punya Tegal Mas, saya rasa semua orang lampung kenal dia," tambahnya.

Selain itu juga Thomas Aziz Rizka serta Tamanuri, Anggota DPR RI juga disebut menitipkan orang untuk masuk kedokteran Unila.

"Itu Tamanuri anggota DPR RI, yang dititipkan Anak anggota DPRD provinsi," ujar Karomani.

"Iya dia memberikan infaq kepada pak Budi, karena dia teman dekatnya," jelasnya.

Kemudian terdapat pula nama anggota kepolisan Polda Lampung bernama Joko.

"Saya lupa nama lengkap dan jabatannya, soalnya sudah pindah dari Polda Lampung," kata Karomani.

Kemudian, terdapat pula nama Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad; Rektor Untirta, Fatah Sulaiman; Alzier Dianis Thabrani, Politisi Lampung.

Namun sejumlah nama ini disebut tidak memberikan uang saat menitipkan nama untuk kuliah di FK Unila.

"Saya tidak pernah memerintahkan Budi Sutomo atau Mualimin untuk meminta uang," ujarnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved