Kecantikan
Meski Tak Berbahaya, Skin Tag pada Kulit Menimbulkan Rasa Risih dan Tampak Tidak Menarik
Meski skin tag tidak berbahaya, namun keberadaanya bisa menimbulkan rasa risih dan membuat kulit jadi tampak tidak menarik.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Skin tag adalah kondisi kulit berlebihan di kulit yang berbentuk bulat, ada tangkainya, dan ukurannya kecil
dr Indra Teguh Wiryo, Sp.KK dari Rumah Sakit Bumi Waras Bandar Lampung mengatakan, skin tag tidak ada rasa sakit, perih, maupun gatal.
Skin tag bisa menjadi sakit dan perih apabila skin tag coba dihilangkan dengan tangan.
"Namun yang pasti skin tag bisa menimbulkan rasa risih dan membuat kulit jadi tampak tidak menarik," kata dr Indra dalam Bincang Kecantikan, Senin, 9 Januari 2023.
Baca juga: Waspada Produk Perawatan Kulit Ilegal, BPOM Himbau Masyarakat Kenali Cirinya
Skin tag umumnya memiliki warna yang sama dengan kulit.
Tapi ada juga skin tag yang memiliki warna kemerahan dan kehitaman.
Warna skin tag yang kehitaman inilah yang sering membuat orang sulit membedakan antara skin tag dan tahi lalat.
Selain itu skin tag juga sering sulit dibedakan dengan kanker kulit, kutil, dan papiloma.
"Hanya dokter yang bisa membedakan antara skin tag, tahi lalat, kutil, kanker kulit, dan papiloma," ujar dr Indra
Skin tag muncul di kulit yang memiliki lipatan seperti kelopak mata, leher, dan ketiak.
Skin tag bisa mulai muncul di usia 30 tahunan, namun kemunculannya masih sedikit
Skin tag mulai banyak muncul di usia 40 dan 50 tahunan.
Penyebab skin tag adalah gesekan, misal gesekan kerah baju menyebabkan muncul skin tag pada lipatan leher.
Ada juga faktor risiko yang menyebabkan skin tag semakin rentan muncul, seperti faktor keturunan dari orangtua atau kakek neneknya.
Kemudian faktor risiko skin tag lain adalah kadar abnormalitas darah, diabetes, dan perubahan hormon.
Baca juga: Banyak Tidak Disadari, Masalah pada Kulit Wajah Sudah Mulai Muncul di Usia 25 Tahun. Apa Itu?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dr-Indra-Teguh-Wiryo-SpKK-dari-Rumah-Sakit-Bumi-Waras-Bandar-Lampung.jpg)