Berita Lampung

Upaya Dinas PPPA Mesuji Lampung Cegah Tindak Asusila Terhadap Anak dengan Mobil Keliling

Untuk realisasi program cegah tindak asusila tersebut Dinas PPPA Mesuji Lampung menggunakan kendaraan mobil dan berkeliling.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Dok. Rangga
Kepala Dinas PPPA Kabupaten Mesuji Sripuji Haryati Hasibuan jelaskan rencana adakan mobil untuk keliling sosialisasi carah asusila. 

Tribunlampung.co.id, Mesuji - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Mesuji Lampung merencanakan program sosialisasi keliling cegah tindak asusila

Untuk realisasi program cegah tindak asusila tersebut Dinas PPPA Mesuji Lampung menggunakan kendaraan mobil dan berkeliling.

Sosialisasi mobil keliling itu dilakukan Dinas PPPA Mesuji Lampung untuk menginformasikan pada masyarakat agar tetap waspada terhadap tindak asusila khususnya pada anak. 

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas PPPA Kabupaten Mesuji Sripuji H,  Minggu (15/1/2023).

"Segala upaya bakal kita lakukan dan tahun ini rencana sosialisasi mobil keliling juga kita lakukan," ujarnya.

Sripuji menyebut selain menyampaikan informasi sosialisasi mobil keliling dari hibah kementerian.

Baca juga: Tidak Terbatas Fisik, Kepala Dinas PPPA Mesuji Sebut Memfitnah juga Tergolong KDRT

Baca juga: Pria di Mesuji Lampung Rudapaksa Anak Kandung, Dinas PPPA Siap Dampingi Korban

Mobil itu sebagai sarana untuk menyampaikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat.

Untuk teknis pelaksanaannya sendiri, ungkap Sripuji sosialisasi bisa dilakukan dengan cara mobil keliling.

Dibarengi dengan menyampaikan imbauan atau informasi kepada masyarakat.

Selain itu juga, dapat dilakukan dengan cara kendaraan mobil berhenti di suatu titik.

"Nantinya kami akan menyiapkan beberapa materi yang akan kami sampaikan melalui penayangan film,"

Sebab, kata Sripuji kendaraan mobil keliling yang bakal digunakan juga dilengkapi dengan fasilitas proyektor dan perangkatnya.

Ditambahkannya dengan sosialisasi mobil keliling ini pihaknya ingin menyampaikan edukasi kepada masyarakat.

"Edukasi yang disampaikannya tentunya berisi kepedulian masyarakat untuk ikut bersama melakukan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak," terangnya.

Mengingat, ia pun menilai bahwa langkah pencegahan sendiri harus didukung oleh semua pihak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved