Liputan Khusus

Lahan Superblok Lampung Disebut Sengketa, Pemkot Bandar Lampung Beri Penjelasan

Rencana pembangunan Superblok di kawasan Way Halim, Bandar Lampung, 'ternodai' dengan kabar jika lahan yang akan digunakan tersebut dalam sengketa.

Dokumentasi Tribunnews.com
Foto ilustrasi, proyek Superblok Transpark Juanda di Bekasi Timur. Rencana pembangunan Superblok di kawasan Way Halim, Bandar Lampung, 'ternodai' dengan kabar jika lahan yang akan digunakan tersebut masih dalam sengketa alias bermasalah. 

Dalam hal ini investor tinggal mengurus perizinannya.

Sayangnya hingga kini belum diketahui pasti siapa investor lokal yang berencana menanamkan modal besarnya tersebut.

Pantauan Tribunlampung.co.id di lokasi yang disebut-sebut akan dibangun Superblok ini terlihat sepi.

Tidak ada satupun aktivitas yang terlihat di sana.

Lokasi tersebut juga dipenuhi rumput liar yang tinggi.

Superblok sendiri adalah sebuah konsep penataan ruang di perkotaan dengan fokus memaksimalkan fungsi lahan yang tersedia.

Di lahan yang terbilang cukup terbatas, dibuat beberapa fungsi seperti fungsi permukiman, bisnis dan perdagangan, pendidikan, jasa, hingga rekreasi.

Karpet Merah

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkot Bandar Lampung Muhtadi Arsyad Temenggung sebelumnya mengungkapkan, sudah ada rencana beberapa investasi skala besar masuk Kota Tapis Berseri.

"Tapi baru rencana investasi ya belum realisasi investasi," beber Muhtadi.

Satu di antara rencana investasinya pernah disebut juga oleh Wali Kota Eva Dwiana yakni rencana pembangunan Superblok oleh investor swasta di kawasan Way Halim.

"Lokasinya ada di depan Transmart, itu lahan memang sudah dikuasai oleh swasta."

"Investornya dari pengusaha lokal Lampung, artinya kita harus memberikan karpet merah untuk orang lokal tentunya," kata dia.

Muhtadi pun menuturkan, besaran nilai investasi untuk pembangunan Superblok itu mencapai Rp 2 triliun.

Rencananya bakal dibangun Superblok 62 lantai.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved