Berita Lampung

Warga Kotabumi Ilir Lampung Utara Keluhkan Air Sumur Berbau dan Keruh 

Sejumlah warga mengeluhkan pencemaran di lingkungan IV, Fajarratu, Kotabumi Ilir, Lampung Utara akibat limbah ampas singkong atau onggok. 

|
Penulis: anung bayuardi | Editor: soni
Tribun Lampung / Anung Bayuardi
Kondisi air sumur milik warga di Kotabumi Ilir, Lampung Utara tercemar, berbau dan keruh. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Utara - Sejumlah warga mengeluhkan pencemaran di lingkungan IV, Fajarratu, Kotabumi Ilir, Lampung Utara akibat limbah ampas singkong atau onggok. 

Akibat pencemaran itu, air sumur mengalami perubahan warna dan berbau.

Febri Harjaya, warga LK IV mengaku jika air sumurnya berbau dan keruh.

“Air sumur rumah saya jadi berbau dan berwarna kalau musim hujan tiba. Itu diduga karena onggok yang meresap ke dalam sumur,'” kata Febri Harjaya, warga Lingkungan IV, Kotabumiilir, Senin (3/4/2023).

Dia mengatakan, onggok yang membuat sumurnya tercemar tersebut hanyut terbawa air saat hujan. 

Seluruh onggok itu berkumpul di rawa yang ada di samping rumahnya. 

Alhasil, sumurnya menjadi berbau dan berwarna. 

Namun, kondisi ini tidak terjadi saat musim kemarau.

“Lokasi penjemuran onggok itu ada di seberang jalan. Jaraknya sekitar 50-an meter dari rumah,” jelasnya.

Akibat kondisi tersebut, ia sekeluarga tidak berani untuk mengonsumsi air sumur mereka. 

Mereka terpaksa mengambil air untuk keperluan masak dan minum di rumah orang tuanya.

Ia mengaku telah berusaha memberitahukan pihak yang mengelola onggok tersebut terkait kondisi sumurnya. 

Namun, keluhan itu kurang mendapat respons dari mereka.

“Saya ini enggak minta apa-apa. Saya cuma minta mereka perbaiki lokasi penjemuran onggok itu agar tidak lagi hanyut dibawa air hujan,” kata dia.

Baca juga: Limbah TPA Bakung Cemari Pemukiman, Warga di Keteguhan Bandar Lampung Tak Bisa Gunakan Air Sumur

Baca juga: Els Coffee Roastery Bandar Lampung Rencana Buat Sumur Resapan Tampung Air Hujan

Lantaran kurang mendapat respons, ia mengatakan, akan meminta bantuan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyelesaikan permasalahan yang dialaminya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved