Banjir di Mesuji

25 Rumah Warga di Desa Jaya Sakti Mesuji Lampung Terdampak Banjir

Puluhan rumah warga di Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji, Lampung, terdampak banjir.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf
Warga Desa Jaya Sakti bawa tandon air yang hanyut terbawa arus banjir.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Mesuji - Puluhan rumah warga di Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung, terdampak banjir.

Menurut Camat Simpang Pematang Roly Aditiawan ada sekitar 25 rumah warga yang terdampak banjir di Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang.

"Dari beberapa wilayah di Kecamatan Simpang Pematang, Desa Jaya Sakti yang terparah terdampak banjir. Totalnya ada 25 rumah warga yang terdampak banjir," ujarnya.

Roly berpendapat bencana banjir yang dialami warga di Desa Jaya Sakti akibat pengaruh fungsi hutan register 45 yang saat ini sudah beralih menjadi perkebunan.

Sebab banjir yang terjadi di Desa Jaya Sakti selain derasnya hujan juga diperparah luapan air sungai Desa Harapan Jaya.

"Karena hulu sungainya ada di Register 45, jadi sekarang ini fungsi hutannya sudah tidak ada menjadi perkebunan. Akibatnya jika terjadi hujan lebat luapan air di Register 45 meluap dan dampaknya kiriman air itu merendam desa di sekitar nya," terangnya.

Dijelaskan Roly bencana banjir di Desa Jaya Sakti dimulai sejak pukul 04.00 WIB.

Ia menyebut tidak ada korban jiwa atas bencana banjir di Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang.

Bahkan kata dia, keluarga yang terdampak banjir tidak dilakukan evakuasi karena banjir sudah mulai surut.

"Tidak ada korban jiwa dan tidak ada masyarakat yang perlu dilakukan evakuasi di posko. Karena banjir sudah mulai surut," ungkapnya.

Disisi lainnya, warga setempat bernama Supri mengungkapkan banjir di perbatasan Desa Jaya Sakti dengan Desa Harapan Jaya selain hujan deras  juga pengaruh meluapnya Sungai Way Munar.

"Meskipun hujan sudah reda, dititik ini tetap banjir karena kiriman air dari meluapnya Sungai Way Munar," ucapnya.

Supri juga mengaku bencana banjir sering terjadi setiap tahunnya di wilayah Desa Jaya Sakti.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak enam desa di Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung terendam banjir.

Hal ini berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Mesuji.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved