Berita Lampung
Penyebab dan Gejala Serta Cara Pengobatan Luka Bakar di Kulit
luka bakar adalah cedera pada kulit atau jaringan tubuh akibat paparan panas, bahan kimia, radiasi, atau gesekan
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Indra Simanjuntak
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Luka bakar adalah cedera pada kulit atau jaringan tubuh akibat paparan panas, bahan kimia, radiasi, atau gesekan yang dapat merusak sel-sel dan menyebabkan peradangan.
dr Ratu Suzanna Oswarie dari Lamierre Aesthetic mengatakan luka bakar dibagi menjadi tiga tingkatan utama atau derajat.
Derajat pertama melibatkan kerusakan kulit luar, derajat kedua melibatkan lapisan kulit yang lebih dalam, sedangkan derajat ketiga melibatkan kerusakan yang lebih parah dan bahkan hingga lapisan jaringan di bawah kulit.
Derajat pertama gejalanya ada kemerahan pada kulit dan nyeri, serta kulit mungkin terasa panas.
Derajat kedua terdapat gejala pembentukan lepuhan, kulit merah dan bengkak, serta rasa sakit lebih intens.
Derajat ketiga gejala mencakup kerusakan jaringan yang lebih dalam, kulit mungkin terlihat putih atau hitam, serta nyeri mungkin kurang karena saraf-saraf terpengaruh.
Luka bakar harus mendapatkan pengobatan dengan tepat, karena jika tidak mendapatkan pengobatan.
Dampaknya dapat meliputi infeksi, komplikasi jaringan, dan bahkan masalah kesehatan jangka panjang seperti keloid atau gangguan fungsi organ yang terkena.
Jika mengalami luka bakar dapat melakukan pertolongan pertama sebelum ke dokter, yakni membilas dengan air dingin, menutupi dengan kain bersih, dan menghindari menggunakan es atau bahan mentah lainnya.
"Tetapi, luka bakar yang serius atau luka bakar pada area tertentu seperti wajah, tangan, kaki, atau alat kelamin sebaiknya segera mendapatkan pengobatan dokter," kata dokter yang akrab disapa dr Susan itu, Sabtu (20/1/2024).
Terhadap pasien yang alami luka bakar derajat pertama dan kedua dokter akan membantu mengobati dengan mencuci luka menggunakan salep antibiotik, lalu melindungi luka bakar dengan perban steril.
Luka bakar derajat ketiga perlu melakukan pengobatan yang mungkin melibatkan tindakan bedah untuk mengangkat jaringan yang rusak dan transplantasi kulit.
Selama proses penyembuhan luka bakar, sebaiknya dihindari menggaruk atau mengupas kulit yang terkelupas, dan menggunakan produk kimia di area yang terkena.
Hindari juga terlalu banyak terpapar sinar matahari pada luka bakar dan hindari menggunakan pakaian yang dapat menggosok atau mengiritasi luka.
Cara Meminimalkan Bekas Luka Bakar
dr Susan mengatakan setelah luka bakar sembuh, mungkin akan ada bekas luka bakar.
Ukuran dan tipe bekas luka bakar dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan luka bakar dan bagaimana perawatannya.
Untuk meminimalkan luka bakar dengan menggunakan krim atau salep pengurang bekas luka dan pemantauan rutin oleh profesional kesehatan.
Dalam beberapa kasus, terapi lain seperti terapi laser atau prosedur bedah dapat dipertimbangkan untuk mengurangi bekas luka bakar yang lebih parah.
Selain itu rerapi laser dapat digunakan untuk mengurangi warna dan tekstur bekas luka.
Beberapa bekas luka bakar mungkin memerlukan prosedur bedah untuk mengurangi keloid atau hypertrophic scar.
Bisa juga dengan melakukan pemijatan lembut atau terapi manual, karena dapat membantu memperbaiki jaringan parut.
Selain itu bisa menggunakan minyak vitamin E atau gel lidah buaya.
Di Lamierre Aesthetic ada melasma laser untuk bekas luka PIH, keloid injection untuk bekas luka keloid, dan CO2 Fractional Laser untuk bekas luka scar. (TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)
| Pondok Pesantren di Lampung Selatan Terbakar Hebat, Kerugian Capai Rp50 Juta |
|
|---|
| Komisi VII DPR RI Tinjau Perkembangan Industri, Pariwisata, dan UMKM Lampung |
|
|---|
| Pajak Mobil Listrik, Pemprov Lampung Hadapi Dilema Insentif Pusat dan Potensi PAD |
|
|---|
| DPR RI: TVRI Lampung Dinilai Strategis Jadi Pusat Penyiaran di Sumatera |
|
|---|
| Dari Coba-coba Jadi Juara, Perjuangan Radhika Menaklukkan Taekwondo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Beragam-manfaat-botox.jpg)