Berita Lampung

Kenali Faktor Risiko, Gejala, dan Pengobatan Kanker Usus Besar

Kanker adalah tumor ganas dan salah satu jenisnya kanker kolon yang juga disebut kanker usus besar atau tumor ganas usus besar.

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Indra Simanjuntak
Istimewa/Tribunlampung.co.id
dr Pieter Saragih, SpPD, K-GEH 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kanker adalah tumor ganas dan salah satu jenisnya kanker kolon yang juga disebut kanker usus besar atau tumor ganas usus besar.

dr Pieter Saragih, SpPD, K-GEH, FINASIM dari RSUD Dr H Abdul Moeloek mengatakan faktor risiko kanker usus besar adalah polip di usus besar,  riwayat keluarga yang alami kanker terutama kanker usus besar, dan penyakit peradangan usus.

Gejala kanker usus besar stadium awal tidak jelas, yang membuat banyak penderitanya tidak mengetahui dia mengalami kanker usus besar.

"Kanker usus besar stadium awal diketahui ketika melakukan kolonoskopi yakni pemeriksaan dengan cara memasukan selang yang ada kamera kedalam tubuh melalui anus," kata dokter yang juga praktek di Rumah Sakit Graha Husada itu, Jumat (2/2/2024).

Penderita kanker usus besar kebanyakan mengetahui dia mengalami kanker usus besar ketika kanker usus besarnya sudah stadium lanjut.

Sebab, ketika kanker usus besar sudah stadium lanjut gejala kanker usus besar baru muncul.

Gejala itu adalah diare, sulit buang air besar, buang air besar berdarah, dan berat badannya menurun.

Ketika alami gejala itu, penderita kanker usus besar datang ke dokter menceritakan gejala itu.

Lalu dokter melakukan pemeriksaan kolonoskopi atau pemeriksaan feses berdarah, dan ketahuan kalau ada kanker usus besar.

Kanker usus besar stadium lanjut bisa menyumbat saluran usus yang membuat tidak bisa buang air besar.

Agar bisa buang air besar, solusi dokter dengan menyambungkan usus ke dinding perut.

"Kanker usus besar bisa berisiko  menyebar organ lain, yang paling sering komplikasi ke hati," kata anggota PAPDI Cabang Lampung ini.

Pengobatan kanker usus besar stadium awal dan stadium lanjut berbeda.

Pengobatan kanker usus besar stadium awal dengan melakukan poliptektomi (pengambilan polip melalui kolonoskopi) untuk mengangkat kanker usus besarnya.

Jika kanker usus besar sudah stadium lanjut bisa dilakukan operasi jika masih memungkinkan.

Apabila sudah tidak memungkinkan operasi, maka akan dilakukan kemoterapi.

Selama pengobatan kanker usus besar, hindari makan daging merah, mengandung pengawet, makanan yang diproses, dan junk food.

Stadium Awal

Jika kanker usus besar masih stadium awal, besar harapan untuk sembuh setelah dilakukan operasi.

Namun, setelah sembuh harus melakukan monitoring dengan cara pemeriksaan lab atau kolonoskopi berkala.

Tujuannya agar jika kanker usus besarnya muncul lagi akan diketahui lebih awal.

"Kalau sering mendengar ada orang yang sudah sembuh dari kanker lalu kanker muncul lagi dengan keadaan sudah stadium lanjut, karena setelah sembuh tidak melakukan monitoring, karena masih ada kemungkinan tumor muncul lagi ," ujar dr Pieter.

Jika kanker usus besar sudah stadium lanjut, harapan hidup lebih kecil walaupun sudah dilakukan kemoterapi

Tapi jangan khawatir, karena kanker usus besar adalah jenis kanker yang angka ketahanan hidupnya lebih tinggi dibanding dengan kanker perut yang lain seperti kanker hati dan kanker pankreas.

Cara Cegah Kanker Usus Besar

Cara mencegah kanker usus besar dengan mencari tahu apakah dikeluarga ada riwayat polip atau kanker terutama kanker usus besar

Jika ada riwayat keluarga, lakukan kolonoskopi di usia 10 tahun lebih muda dari usia keluarganya mengalami kanker usus besar.

Misalnya keluarganya mengalami kanker usus besar di usia 40 tahun maka harus melakukan kolonoskopi di usia 30 tahun.

Cara lain mencegah kanker usus besar dengan rutin olahraga.

Kemudian makan makanan yang segar, rendah lemak, banyak serat, dan gizi seimbang. (TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved