Berita Lampung
Ada Jejak Harimau, Warga Batu Brak Diimbau Batasi Aktivitas di Kebun
Masyarakat diminta mengurangi kegiatan di kebun, khususnya yang berdekatan dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Pemerintah Kecamatan Batu Brak, Lampung Barat mulai melakukan upaya peringatan untuk masyarakat pasca dugaan keberadaan harimau di perbatasan Pekon Kota Besi dan Sukabumi.
Camat Batu Brak Ruspel Gultom mengatakan, pasca ditemukan jejak kaki harimau di areal perkebunan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran untuk warga Batu Brak, Lampung Barat.
SE Nomor 730/38 V.07/2024 itu berisi imbauan agar masyarakat Batu Brak dapat membatasi aktivitas di areal perkebunan untuk menghindari terjadinya konflik dengan harimau.
Selain imbauan pembatasan aktivitas di kebun, setidaknya ada beberapa poin penting yang disampaikan dalam SE tersebut.
“Pertama meminta seluruh peratin se-Kecamatan Batu Brak mengingatkan masyarakatnya untuk meningkatkan kewaspadaan akan bahaya satwa liar yang saat ini belum diketahui keberadaannya,” ujar dia, Rabu (28/2/2024).
"Kemudian kita mengimbau komunitas Porbi dilarang berburu di wilayah Kecamatan Batu Brak sampai batas waktu yang tidak ditentukan," sambungnya.
Masyarakat diminta mengurangi kegiatan di kebun, khususnya yang berdekatan dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).
Apabila ingin melakukan aktivitas di kebun agar sekiranya tidak berangkat sendiri menuju kebun tersebut.
"Apabila masyarakat menemukan jejak, bekas tapak atau tidak secara sengaja melihat satwa liar/harimau tersebut mohon untuk tidak diviralkan terlebih dahulu,” sebutnya.
“Diharapkan sebelum itu harus melapor ke aparat pekon karena ditakutkan akan menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat," tambahnya.
Atau masyarakat juga bisa menghubungi Selamat selaku Kasi Trantib Kecamatan Batu Brak di nomor 081366450352, Aiptu Junaidi Kapolpos Batu Brak di nomor 082373929275, Kepala Resort TNBBS Balik Bukit Supriyatna 081272285522, anggota Koramil Batu Brak Sertu Hidayat Nu Wahid 081373915694, dan Serda Y Zebua 082179220766.
"Sehingga kami meminta peratin untuk menyebarkan informasi ini ke masyarakat baik melalui media sosial,” ucapnya.
“Bisa juga melalui pengeras suara di setiap masjid yang ada di wilayah masing-masing serta tempat strategis lain," pungkasnya.
TNBBS Resort Balik Bukit mengaku belum bisa memastikan keberadaan harimau yang dikabarkan melintas di perkebunan warga di perbatasan Pekon Kota Besi dan Sukabumi, Kecamatan Batu Brak.
Hal itu disampaikan oleh Kares TNBBS Balik Bukit Supriyatna setelah melakukan pengecekan keberadaan harimau di Batu Brak pada Selasa (27/2/2024) sore.
| Permintaan Warga ke Menteri Imipas Agus Saat Kunjungi Kantor Imigrasi di Lampung |
|
|---|
| Ponpes Nurul Jadid Lampung Dibakar Warga, Polisi Amankan 1 Orang |
|
|---|
| Respons Warga atas Dimulainya Perbaikan Ruas Jalan di Perbatasan Metro-Lampung Tengah |
|
|---|
| Pemicu Ponpes Nurul Jadid Dibakar Warga, Ada Dugaan Asusila, Kondisi Terkini Terkuak |
|
|---|
| Jalan Pattimura Metro Dikebut, Target Rampung September |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Ilustrasi-Harimau-di-Lambar-5.jpg)