Perang Sarung Berujung Maut

Breaking News Perang Sarung Maut di Lampung Selatan, Berawal dari Pesan WA

Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin mengungkap tawuran perang sarung berujung maut di Kalianda berawal dari pesan WhatsApp.

Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus
Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin mengungkap tawuran perang sarung berujung maut di Kalianda berawal dari pesan WhatsApp. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Selatan - Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin mengungkap tawuran perang sarung berujung maut di Kalianda berawal dari pesan WhatsApp.

Sebelumnya diberitakan korban berinisial LRF (14) meregang nyawa akibat perang sarung yang terjadi pada Senin (18/3/2024) pukul 20.30 WIB di Kalianda, Lampung Selatan

Korban yang merupakan pelajar kelas 2 SMP itu meninggal setelah terlibat tawuran dengan remaja dari desa tetangga. 

"Awalnya korban dan teman-temannya, sekelompok anak-anak dari desa Kecapi sudah janjian dengan sekelompok anak dari desa Pematang, berkumpul untuk melakukan permainan perang sarung," ujar Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin. 

"Perang sarung yang mereka lakukan tidak jauh dari lapangan voli," sambungnya.

Ia menyebut perang sarung yang dilakukan sekelompok anak tersebut sempat dibubarkan oleh warga.

Namun, mereka berkumpul lagi.

Lalu, terjadilah aksi kejar-kejaran di antara mereka.

Karena itu, pihaknya melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti, termasuk memeriksa para saksi baik dari desa Kecapi maupun Desa Pematang.

( TRIBUNLAMPUNG.CO.ID / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved